Arus lalu lintas di jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Kraton, Pasuruan lumpuh akibat banjir. Salah seorang pengendara, Andika terpaksa tidak melanjutkan perjalanannya ke Banyuwangi karena terjebak macet akibat banjir yang terjadi di lokasi tersebut.
"Terpaksa harus berhenti akibat banjir, karena tidak mungkin melanjutkan perjalanan akibat banjir terjadi wilayah tersebut dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter sampai dengan 80 sentimeter," ungkapnya, Kamis (22/2).
Ungkapan senda juga disampaikan oleh Lelly Arishandi yang mengaku terjebak di kemacetan tersebut akibat banjir di Kraton Pasuruan.
"Sebenarnya ada jalur alternatif untuk menghindari banjir yang ada di Kraton yaitu melalui Purwosari, tetapi terlalu jauh," ucapnya.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana mengatakan, saat ini pihaknya terus berusaha melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir.
"Kami terus berusaha untuk mengevakuasi warga yang ada di tempat ini, termasuk juga menyediakan perahu karet untuk membantu mobilisasi warga yang terjebak banjir," ujarnya.
Pihaknya mengaku sudah mengirimkan bantuan berupa makanan kepada korban banjir sesuai dengan standar operasi penanganan bencana alam. Dikutip dari Antara.