Hari Pertama PSBB, Wali Kota Bekasi Sebut Pergerakan Orang ke Jakarta Masih Tinggi
Merdeka.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakanlalu lintas kendaraan di jalan nasional masih cukup tinggi menuju ke Jakarta dihari pertama penerapan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Harus ada bersama. Jadi kalau (orang) yang masuk ke Jakarta DKI yang ini (melakukan check point) dan yang masuk ke Bekasi kiami yang ini (check point)," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Rabu (15/4).
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui pesan singkat. Pihaknya akan berkirim surat kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memantau pergerakan orang dari Jakarta yang masuk ke Kota Bekasi.
"Kalau di wilayah Bodebek, kami bersama bupati dan wali kota kompak untuk menjaga wilayah masing-masing," kata Rahmat Effendi.
Secara umum, Rahmat mengatakan, pergerakan orang di Kota Bekasi terus menunjukkan tren penurunan dibandingkan sebelum-sebelumnya. Kecuali lalu lintas di jalan nasional yang menuju ke Jakarta.
"Alhamdulillah, dari siaga kemudian bencana sudah kelihatan, rasanya tinggal mengurangi-mengurangi, walaupun di jalan negara frekuensinya masih tinggi," ucap Rahmat Effendi.
Karena itu, Rahmat meminta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil supaya meneruskan pesan untuk saling menjaga wilayah selama penerapan PSBB di Jabodebek.
Rahmat menambahkan, upaya tersebut demi menekan penyebaran virus corona. Sebab, menurut dia, kasus Covid-19 di wilayahnya telah menyebar di seluruh kecamatan yang berjumlah 12, dengan total kasus positif mencapai 173 dengan rincian 16 meninggal dunia, 30 orang sembuh dan sisanya dalam perawatan. Adapun data ODP sebanyak 1019 orang, sedangkan PDP sebanyak 319.
"12 kecamatan sekarang merah semua," ucap dia.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya