Gunakan pindai panas, petugas pastikan tak ada korban terjebak reruntuhan BEI

Irwan belum mau mengungkapkan apa yang menjadi penyebab runtuhnya selasar tersebut.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Gunakan pindai panas, petugas pastikan tak ada korban terjebak reruntuhan BEI
Atap Gedung Bursa Efek Indonesia ambruk. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Kepala Sudin Penanggulangan dan Kebakaran Damkar Jakarta Selatan, Irwan, mengatakan proses evakuasi korban rubuhnya selasar lantai satu, Tower 2 Bursa Efek Indonesia (BEI), telah selesai. Pihak Damkar telah memastikan tidak ada korban yang masih terjebak di reruntuhan.

"Saya kumpulkan anggota, mereka yakin sudah tak ada korban," kata Irwan di lokasi, Senin (15/1).

Irwan menyebutkan telah menggunakan alat pemindai panas. Hasilnya, tidak ada korban yang masih tertinggal di bawah reruntuhan.

"Sudah pakai termal, untuk mengukur ada panas orang di dalam, kita pakai itu sudah tidak ada orang di dalam," lanjutnya.

Selasar yang rubuh, terbuat dari marmer, memiliki panjang 20 meter dan lebar 6 meter. Hanya satu sisi yang menempel ke tembok. Bekas roboh tersebut masih tersisa. Irwan belum mau mengungkapkan apa yang menjadi penyebab runtuhnya selasar tersebut.

"Ambruk semua ada yang gantung sedikit di pojokan sama di sana gantung karena masih ada nyangkutan sedikit," tandasnya.

Rekomendasi