Gugus Tugas: Lebih dari 300.000 Masyarakat Indonesia Manfaatkan Telemedicine

Layanan konsultasi kesehatan daring diberikan oleh 12 perusahaan yang tergabung dalam asosiasi telemedicine Indonesia. "Serta layanan yang telah disediakan BUMN," ungkapnya.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Gugus Tugas: Lebih dari 300.000 Masyarakat Indonesia Manfaatkan Telemedicine
Jubir Pemerintah Achmad Yurianto. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Juru Bicara Indonesia untuk Covid-19, Achmad Yurianto, kembali meminta masyarakat untuk tidak perlu mendatangi rumah sakit jika hendak berkonsultasi terkait kesehatan. Pihaknya pun mencatat peningkatan jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan daring.

Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, sejauh ini sudah lebih dari 300.000 masyarakat yang memanfaatkan layanan telemedicine untuk berkonsultasi dengan dokter.

"Data yang kita dapatkan sampai saat ini, sudah lebih dari 300.000 masyarakat yang memanfaatkan telemedicine ini. Ini kita harapkan dari hari ke hari semakin meningkat," urai dia, dalam konferensi Pers, Senin (27/4).

Layanan konsultasi kesehatan daring, kata dia, diberikan oleh 12 perusahaan yang tergabung dalam asosiasi telemedicine Indonesia. "Serta layanan yang telah disediakan BUMN," ungkapnya.

"Kita berharap masyarakat tidak perlu keluar rumah tidak perlu ke rumah sakit, untuk sekedar berkonsultasi dengan dokter," tandasnya.

Kedepannya, lanjut dia, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan platform konsultasi kesehatan daring atau layanan telemedicine. Hal tersebut merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Layanan konsultasi medis di dorong untuk tidak menggunakan kunjungan RS tidak bertemu secara langsung tidak kemudian memberikan ruang untuk Kontak dekat dengan banyak orang di RS kemudian kemungkinan penularan akan tinggi," ujar dia.

Rekomendasi