Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur Papua: Santunan korban longsor tanggung jawab Freeport

Gubernur Papua: Santunan korban longsor tanggung jawab Freeport Kecelakaan Freeport. ©AFP PHOTO/Freeport Indonesia

Merdeka.com - Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan, pemberian dana santunan bagi korban longsor di Tembagapura, akan dibayarkan oleh PT Freeport. Menurut dia, ini sebagai bentuk tanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi pada para pekerja perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat itu.

"Itu urusan Freeport. Seluruhnya ditangani dari Freeport. Mereka sudah punya standar pemberian santunan," ujar Lukas di Gedung Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (20/5).

Lukas mengatakan, longsor yang terjadi di lahan tambang di bawah pengelolaan Freeport merupakan peristiwa kali pertama dalam catatan sejarah industri pertambangan nasional. Dia pun meminta Freeport untuk lebih memprioritaskan keselamatan para pekerja.

"Ini, dalam sejarah Indoensia baru terjadi insiden dengan korban yang cukup besar. Saya minta Freeport lebih mengutamakan keselamatan karyawan," kata Lukas.

Lebih lanjut, Lukas menambahkan, proses evakuasi saat ini masih berlangsung dan dijalankan oleh Freeport. Menurut dia, proses evakuasi terpaksa harus menggunakan cara manual karena timbunan mencapai 500 ton.

"Tapi Freeport sudah melakukan juga pengeboran ke dalam untuk air dan oksigen. Saya lihat memang kondisi terowongan itu, kalau ada yang hidup, ya, itu mukjizat. Ada 23 orang masih terjebak di dalam," pungkas Lukas.

Dalam insiden itu 11 orang ditemukan tewas dan 23 orang diduga masih tertimbun. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP