Gelar bazar murah, Kapolrestabes Surabaya jadi pedagang buah

Kapolrestabes Surabaya, Jawa Timur Kombes M Iqbal tiba-tiba 'banting setir' jualan buah di halaman Artotel, Jalan dr Soetomo, Jumat sore (2/6). Dan ternyata, perwira polisi tiga melati di pundak ini bakat jadi pedagang.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Gelar bazar murah, Kapolrestabes Surabaya jadi pedagang buah
Kapolrestabes Surabaya Kombes M Iqbal. ©2017 Merdeka.com

Kapolrestabes Surabaya, Jawa Timur Kombes M Iqbal tiba-tiba 'banting setir' jualan buah di halaman Artotel, Jalan dr Soetomo, Jumat sore (2/6). Dan ternyata, perwira polisi tiga melati di pundak ini bakat jadi pedagang. Bayangkan saja, meski tidak berdagang sendirian, dalam tempo kurang dari 30 menit, aneka ragam buah dengan total 500 hingga 800 kilogram yang dijual Iqbal dibantu para polwan bersama pedagang lainnya, ludes terjual. Kegiatan menjelang buka puasa Ramadan ini, merupakan kerja sama pemerintah kota, polrestabes, komunitas Bicara Surabaya dan para pedagang Pasar Induk Osowilangun (PIOS). Mereka menggelar bazar murah, khusus buah-buahan segar. Buah-buahan seperti timun mas, blewah, semangka, melon dan lain sebagainya ini, didatangkan dari PIOS. Dan semuanya dijual dengan harga murah: Rp 10 ribu. "Beli buah yang mana Bu. Yang ini pasti manis," kata Iqbal kepada pembelinya sambil menunjuk buah yang ingin dipilih si ibu pembeli. Saking ramahnya, kepada para pembeli yang bejubel antre, dagangan Iqbal laris manis. Ditambah senyum 'manis' polwan yang membantu kapolrestabes, makin membuat pembeli makin antusias. Sementara Dirut PIOS, Rahayu Trisila yang ikut turun ke lapangan, dan melihat animo masyarakat yang tinggi di pasar murah ini, pihaknya berniat akan mendatangkan lagi buah yang lebih banyak lagi esok hari. Rencananya, akan menambah jenis buah lebih banyak lagi. "Memang luar biasa. Hari ini berat buah sekitar 500 hingga 800 Kg terjual. Besok kami akan menambah jumlah buahnya, mungkin dua kali lipatnya," kata Rahayu. Dan ada penambahan buah yang akan diperbanyak adalah jenis melon, blewah, dan timus mas. Karena menurut Rahayu, jenis buah ini banyak peminatnya. "Hari ini yang jarang dipilih pepaya. Karena pepaya memang hampir setiap hari ada. Kalau buah seperti melon, timun mas, dan blewah kan musiman. Jadi lebih dulu habis. Makanya besok ingin kami tambah lebih banyak lagi," tandasnya.

Rekomendasi