Meski sudah belasan orang diamankan polisi karena melawan pasca-bentrok di ujung Jalan Jarak atau di pintu masuk sisi selatan lokalisasi Jarak dan Dolly, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, seorang pemuda masih nekat berbuat ulah di depan polisi bersenjata lengkap. Seorang pemuda dengan beberapa tato itu, menunjukkan kaos bertuliskan Dolly yang dikenakannya, lalu pergi meninggalkan polisi, yang masih dipenuhi rasa jengkel akibat serangan batu dari warga di sekitar lokalisasi.Ceritanya, usai meredam amuk massa di ujung Jalan Jarak, polisi dengan kekuatan penuh dan diback-up aparat TNI melakukan penyisiran. Di tengah perjalanan menuju Gang Dolly, petugas juga menangkapi belasan orang yang masih ngotot untuk melawan petugas.Bahkan, Koordinator Bintang Merah, Saputra alias Pokemon juga berhasil ditangkap meski harus dengan cara paksa. Dengan luka dan kepala berlumur darah, Pokemon digiring menuju Kantor Kelurahan Putat Jaya di Jalan Dukuh Kupang.Nah, saat ribuan personel gabungan memasuki lorong di Gang Dolly, di lorong gang yang berada di tengah-tengah Gang Dolly, seorang pemuda tiba-tiba melakukan aksi nekat di hadapan para petugas bersenjata lengkap.Bak pemain sepak bola usai menceploskan gol ke gawang lawan, si pemuda bertinggi sekitar 170 cm, berjalan maju keluar gang atau mengarah ke arah petugas.Berada dekat di hadapan petugas, pemuda dengan tato di kedua lengan dan punggung itu langsung mengangkat switternya ke atas sambil mengumbar senyum."Dolly." Tulisan berwarna merah ini, melekat di atas kaos warna putih yang dikenakan si pemuda. Dan kata: Dolly tampak jelas terbaca, saat dia mengangkat switternya.Sejenak, beberapa petugas yang menyaksikan itu tertegun, mencoba mencari maksud si pemuda yang kemudian berlalu untuk menghindar. Namun, sebelum kehilangan si pemuda, seorang polisi langsung memburu.Melihat itu, polisi yang mengikuti dan menangkap si pemuda. "Apa maksud kamu tadi," teriak seorang petugas bertanya kepada si pemuda.Karena tak mendapat jawaban, polisi-pun melayangkan bogem mentahnya ke arah pemuda tak dikenal itu. Lalu, polisi yang memegang pentungan ikut melayangkan tongkatnya ke arah si pemuda."Ampun, saya tidak lari. Saya tidak ngapa-ngapain. Ya Allah, La ilaha ilallah, Allahuakbar....ampuuunnn...," erang si pemuda menahan sakit karena pukulan petugas.Dia seret dan terus ditanyai dengan pertanyaan yang sama. "Apa maksud kamu tadi," tanya petugas lagi. Namun, tetap tak dijawab.Meski terus mengerang dan menahan luka di kepala bagian belakang, yang mengucur darah segar, si pemuda bergeming. Dia tetap tidak menjawab maksudnya menunjukkan kaos putih bertuliskan 'Dolly'.Diapun ikut digiring ke Kantor Kelurahan Putat Jaya, untuk kemudian dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyelidikan lebih lanjut.
Gang Dolly memanas, pemuda bertato pamer kaos Dolly ke aparat
"Ampun..Saya tidak ngapa-ngapain. Ya Allah, La ilaha ilallah, Allahuakbar....ampuuunnn...," erang si pemuda.
Advertisement
Rekomendasi