Cerita Tragis Hasyim Prasetya, Tembak Pacarnya di Hotel Lalu Bunuh Diri

Hasyim Prasetya bersama kekasihnya Depi Istiana ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Cerita Tragis Hasyim Prasetya, Tembak Pacarnya di Hotel Lalu Bunuh Diri
Hasyim Prasetya dan kekasihnya Ditemukan Tewas di Hotel Central Asahan. ©2019 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Sepasang kekasih, Hasyim Prasetya (33) dan Depi Istiana (22) ditemukan tewas di Hotel Central, Jalan Sei Gambus, Kisaran, Asahan, Sumatera Utara, Senin (7/1) lalu. Polisi menyimpulkan tewasnya sepasang kekasih ini adalah pembunuhan dan bunuh diri.

Berikut kisah tragis sepasang kekasih, Hasyim dan Devi yang tewas secara mengenaskan:

Berdasarkan informasi dihimpun, pasangan yang tewas itu pertama kali ditemukan room boy hotel sekitar pukul 09.30 Wib. Keduanya terkapar bersimbah darah di kamar nomor 12.

Pasangan itu tercatat masuk ke hotel pada Minggu (6/1) sekitar pukul 22.00 Wib. Kamar dipesan pria berinisial H (34). "Harusnya sudah cek out, namun belum juga keluar sehingga dilakukan pengecekan," kata petugas hotel yang tidak mau namanya disebutkan.

Saat ditemukan, jasad Hasyim tidak mengenakan busana, telungkup di lantai. Kepalanya luka parah. Sementara jasad Devi nyaris tanpa busana, hanya mengenakan pakaian dalam. Kakinya menekuk di lantai sementara bagian kepalanya telungkup di tempat tidur. Keduanya mengalami luka tembak di kepala.

Di lokasi ditemukan senjata api rakitan bergagang kayu. Satu selongsong peluru ditemukan di atas meja, satu lagi tertinggal di senjata api.

Polisi menyimpulkan tewasnya Hasyim dan Devi adalah pembunuhan dan bunuh diri. Salah seorang disinyalir sebagai pelaku penembakan yang kemudian mengakhiri hidupnya.

"Jadi kalau secara garis besarnya, intinya salah satu yang meninggal di hotel itu adalah pelaku penembakan juga pelaku (bunuh diri), kalau dari hasil olah TKP ya," kata Kapolres Asahan, AKBP Faisal Napitupulu.

Faisal menambahkan banyak petunjuk yang menguatkan Hasyim bunuh diri setelah menembak Devi. "Termasuk ada surat laki-laki itu ke ibunya. Itu salah satu yang menguatkan. Seperti pesan terakhir anak kepada ibunya," jelas Faisal.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal Napitupulu mengatakan motif tewasnya sepasang kekasih ini diduga kuat masalah asmara. Karena sang wanita akan menikah dengan lelaki lain.

"Kalau motif dari keterangan saksi ya, memang kedua korban ini sempat tunangan. Terus informasi dari saksi ya, dari pihak keluarga, ada rencana yang perempuan mau menikah dengan lelaki lain," jelas Faisal.

Rekomendasi