Cegah Penimbunan Pangan, Polda Jateng Sebar Pasukan dan Ultimatum Pedagang

Tim satuan tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengerahkan personel ke sejumlah distributor pangan jelang Natal dan Tahun Baru. Polisi tidak segan menindak bila ada kejahatan pangan seperti kelangkaan dan penimbunan, pemalsuan, maupun berita hoaks soal kelangkaan pangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cegah Penimbunan Pangan, Polda Jateng Sebar Pasukan dan Ultimatum Pedagang
Harga bahan pangan naik. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Tim satuan tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengerahkan personel ke sejumlah distributor pangan jelang Natal dan Tahun Baru. Polisi tidak segan menindak bila ada kejahatan pangan seperti kelangkaan dan penimbunan, pemalsuan, maupun berita hoaks soal kelangkaan pangan.

"Kita sudah sebar anggota ke distributor pangan di Jateng sehingga ada kelangkaan dan permasalahan akan segera dimonitoring. Misal ada dugaan tindak pidana akan ditindak tegas," kata Wakasatgas Pangan Polda Jawa Tengah AKBP Rosyid Hartanto di Direktorat Kriminal Khusus Polda Jateng, Kamis (15/12).

Dia menyebut bahwa semua bahan komoditas akan mendapatkan perhatian yang sama, meskipun secara khusus akan memantau komoditas impor seperti kedelai dan bawang putih.

"Kedelai harga cukup tinggi distribusi harus diawasi agar tidak terjadi kendala di simpul-simpul distribusinya," ungkapnya.

Satgas Pangan Polda Jateng juga telah melaksanakan rapat koordinasi bersama dinas terkait bahwa stok bahan pokok di Jateng aman dan tercukupi.

"Hanya minus bawang putih karena konsumsi masih banyak bawang putih impor dari pada lokal. Lainnya tercukupi termasuk beras dan telur," jelasnya.

Data bahan pokok Polda Jateng mencatat, minyak goreng curah harga Rp15.900 per liter, stok 1.315.709 kilogram (kg), kebutuhan 683.849 kilogram. Cabai rawit merah harga Rp39.353, stok 2.658.902 kg kebutuhan 614.251 kg, Bawang putih harga Rp25.176, stok 1.956.697 kg, kebutuhan 748.105 kg.

Bawang merah harga Rp32.167, stok 1.475.177 kg, kebutuhan 128.685 kg. Kedelai harga Rp13.246, stok 2.998.415 kg, kebutuhan 1.402.517 kg.

Gula harga Rp13.537, stok 5.391.560 kg kebutuhan 3.602.221 kg. Beras premium harga Rp11.886, stok 6.216.287 kg, kebutuhan 5.036.280 kg.

Beras medium harga Rp10.389 stok 16.490.001 kg, kebutuhan 1.940.346 kg. Daging ayam harga Rp35.583 stok 4.652.138 kg, kebutuhan 1.388.492 kg. Telur ayam harga Rp27.777, stok 8.161.462 kg, kebutuhan 2.064.994 kg.

Rekomendasi