Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Butuh 18 tahun untuk sembuhkan trauma korban sodomi JIS

Butuh 18 tahun untuk sembuhkan trauma korban sodomi JIS JIS. ©2014 merdeka.com/henny rachma sari

Merdeka.com - M alias AK (6) siswa pre-school Jakarta International School (JIS), Cilandak, Jakarta Selatan, hingga kini masih mengalami trauma berat sejak mengalami pelecehan seksual. T (40) Orang tua korban mengaku, untuk menyembuhkan trauma anaknya itu dibutuhkan waktu selama 18 tahun, dengan melalui terapi psikologi oleh Kak Seto Mulyadi.

"Kak Seto memberikan terapi psikologis terhadap anak saya. Perubahan positif lumayan, tapi terapinya bisa sampai dia usia 18 tahun," kata T di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/4).

Dia mengatakan, sebelum menjalani terapi, anaknya itu selalu marah-marah di lingkungan keluarganya. Bahkan bocah enam tahun itu pun berani melampiaskan kemarahannya kepada sang adik. Namun setelah mendapatkan terapi psikolog kini, AK tak mau lagi memukul adiknya.

"Kalau marah dulu adiknya dipukul, sekarang enggak dia memukul tembok atau pintu. Mainan dibuang, membanting barang. Dia trauma." kata T.

T menambahkan, saat ini korban trauma jika melihat orang dewasa dengan wajah pribumi. Menurut T, anaknya berpikiran bahwa pria asal Indonesia memiliki sifat yang jahat terhadap anak seusianya. Dengan adanya perubahan sikap tersebut dia dan suaminya berpikir akan membawa anaknya tinggal di luar negeri saja.

"Tiap lihat pria dewasa pribumi dia selalu ketakutan. Makanya saya berencana bawa dia ke Eropa atau ke Amerika," ujarnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP