Bocah 4 tahun yang gagalkan pemerkosaan dikenal galak

Bocah empat tahun ini belum sekolah. Sehari-hari bermain dengan kakaknya yang menjadi korban pemerkosaan itu.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
Bocah 4 tahun yang gagalkan pemerkosaan dikenal galak
Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Entah apa yang terjadi jika R, bocah berusia 4 tahun itu tidak bangun dari tempat tidurnya setelah mendengar jeritan kakaknya berinisial R (7) yang diperkosa tetangganya sendiri, R (17). Ia dengan sigap bangun dan langsung mengambil sapu kemudian memukul badan pelaku yang sedang melakukan aksi bejatnya."Sehari-hari memang galak anak saya (bocah 4 tahun). Meski masih kecil, dia sering bawa sapu untuk memukul jika ada yang salah," kata ibu korban berinisial A kepada merdeka.com, Rabu (30/1).Meski galak, anak bungsunya itu terkenal pendiam. "Tapi jika ada yang salah langsung marah. Saya saja sering kena pukul anak saya pakai sapu," ujarnya.Bocah empat tahun ini belum sekolah. Sehari-hari bermain dengan kakaknya yang menjadi korban pemerkosaan itu. "Makanya saat ada kejadian itu langsung mengambil sapu. Mungkin melihat kakaknya diperdayai. Kakaknya itu kan cewek, kurus," ujar ibu korban.Aksi pemerkosaan itu terjadi pada siang hari, 8 Januari 2013. Korban dan adiknya saat itu sedang tidur. Pelaku waktu itu awalnya ingin mencari kakak korban yang sebaya dengan pelaku. Karena tidak ada dan kondisi rumah sepi, kemudian pelaku melancarkan aksinya. Aksi itu pun digagalkan oleh bocah berusia 4 tahun tersebut.

Ayah bejat perkosa anak kandung di Bogor

Bocah 4 tahun gagalkan pemerkosaan, pelaku tak ditahan

Perempuan India boleh pakai pisau untuk hadapi pemerkosa

Cegah pemerkosaan, partai di India bagikan pisau buat perempuan

Ayah korban pemerkosaan di India minta pelaku digantung

Pemerkosa pantas dihukum mati, lokalisasi jangan dilegalkan

Ini pengakuan blak-blakan ayah bejat pemerkosa anak kandung

Guru tega nodai anak kandung berusia 7 tahun

Mereka yang gagalkan pemerkosaan, mulai bocah sampai tentara

'Hukuman mati bagi pemerkosa tidak menyelesaikan masalah'

Rekomendasi