Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BNN lirik pulau terpencil di Madura jadi penjara gembong narkoba

BNN lirik pulau terpencil di Madura jadi penjara gembong narkoba Budi Waseso. ©2015 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso, menyatakan sudah melirik sebuah pulau terpencil di Pulau Madura, buat dijadikan penjara terpidana kasus narkoba dijaga hewan buas seperti buaya dan ikan piranha. Mantan Kabareskrim Mabes Polri ini mengaku sudah meminta saran dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) terkait ide itu.

"Saya sudah koordinasi dengan Kemenkum HAM. Nanti, jika sudah terealisasi, penjara di Madura ini akan menampung sekitar 250 narapidana kasus narkoba," kata Budi di acara Sarasehan dan Advokasi Peredaran Narkotika Bersama Pengusaha di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/11).

Budi melanjutkan, "Saat ini tim saya sudah melakukan survei. Di Madura ada sebuah pulau yang bisa dibuat penjara khusus napi narkoba. Di pulau ini nanti kita tanam binatang seperti buaya dan ikan piranha."

Budi menyebut, pulau di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merupakan pulau tak berpenghuni. Di tempat itu, sebut dia, ada sungai yang cocok buat diternakkan buaya dan piranha.

"Pulau ini paling cocok untuk eksekusi mati (gembong narkoba), karena jauh dari keramaian," ucap Budi.

Budi menyebut hukum buat menjerat para gembong narkoba di Indonesia masih sangat lemah. Sehingga perlu adanya revisi undang-undang supaya tegas bagi para pelaku narkoba.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP