BMKG imbau warga pesisir selatan Bali waspadai gelombang tinggi laut
Merdeka.com - Tiga perahu nelayan di Pantai Perancak Jembrana, Bali, yang terbalik karena dihantam gelombang tinggi yang terjadi di perairan selatan Bali, Minggu (24/6) pagi kemarin.
Menurut Prakirawan Putu Agus Dedy Permana, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, hal itu, terjadi karena kecepatan angin mencapai 23 knot atau sekitar maksimum 40 atau 42 kilometer per jam.
"Saat ini jika dilihat dari stasiun-stasiun yang dimiliki oleh BMKG. Bahwa kecepatan angin saat ini dapat mencapai maksimum 40 kilometer per jam. Untuk yang kemarin dapat mencapai 23 knot atau sekitar 42 kilometer per jam," kata Permana saat ditemui di kantornya, Senin (25/6).
Permana menjelaskan terjadinya kecepatan angin tersebut sudah sejak dua atau tiga hari yang lalu di pesisir Selatan Bali. Karena adanya perbedaan tekanan udara yang besar antara wilayah daratan Australia dan Indonesia
"Dimana akibat dari perbedaan tersebut dapat meningkatkan kecepatan angin khususnya di Selatan Bali. Dengan kecepatan angin ini, memiliki keterkaitan dengan tinggi gelombang yang dapat mencapai 2 meter lebih. Namun, untuk prediksi khusus perairan selatan Bali bisa mencapai 3,5 meter," jelasnya.
"Untuk ketinggian gelombang, itu di perairan selatan Bali lautan areanya luas. Sehingga, akibatnya perairan luas dan didukungnya angin yang kencang, yang saat ini bertiup dari timur tenggara. Hal ini, yang menyebabkan ketinggian gelombang menjadi signifikan jika dibandingkan dengan wilayah utara Bali."
Untuk prediksi kecepatan angin ini, akan terus berlangsung selama dua hari kedepan. Untuk kapan menurunnya kecepatan angin tersebut, akan dilihat dari pemantuan atau data yang berlanjut di BMKG.
"Untuk kapan berhentinya tergantung tekanan udaranya.Karena sifatnya agak susah berubah, maksudnya dalam sehari bisa saja konsisten dan kemungkinan bisa bertahan seminggu. Namun, peningkatan kecepatan anginnya sendiri sudah terjadi dari dua atau tiga hari sebelumnya," ujar Permana.
Permana juga mengimbau, bagi masyarakat khususnya para nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari, untuk mewaspadai tinggi gelombang di selatan Bali.
"Untuk imbauan ke masyarakat agar mewaspadai ketinggian gelombang yang dapat mencapai dari 2 meter lebih."
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya