Ariesman akui kasih duit ke Sanusi sebesar Rp 2 miliar

Ariesman berdalih, jika uang itu diberikan untuk membantu biaya pencalonan Sanusi dalam Pilgub DKI Jakarta

Mohammad Yudha Prasetya
Ariesman akui kasih duit ke Sanusi sebesar Rp 2 miliar
Ariesman Widjaja diperiksa KPK. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pembahasan Raperda reklamasi, mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, mengaku pernah memberikan uang sebesar Rp 2 miliar kepada bekas anggota DPRD DKI dari fraksi Gerindra, Mohamad Sanusi.Namun, Ariesman menyangkal jika uang yang diberikan kepada Sanusi itu digunakan untuk mempercepat pembahasan Raperda reklamasi. Ariesman berdalih, jika uang itu diberikan untuk membantu biaya pencalonan Sanusi dalam Pilgub DKI Jakarta."Yang mulia, (uang) itu terkait pencalonan gubernur. Yang saya tahu calon gubernur yang akan bertarung," kata Ariesman di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (3/8).Sebagai teman lama, Ariesman mengaku hanya ingin membantu Sanusi yang mengatakan akan maju sebagai cagub di Pilkada DKI 2017 mendatang.Selain hanya untuk membantu teman lamanya maju di Pilkada DKI, Ariesman juga mengaku tidak sepenuhnya percaya bahwa Sanusi bisa membantu proses pembahasan Raperda reklamasi."Karena dia sampaikan itu, saya bilang bisa bantu apa. Dia bilang, saya (Sanusi) perlu untuk keliling. ya sudah nanti saya siapin," jelas Ariesman."Saya juga tahu Sanusi bukan orang yang bisa mengesahkan peraturan daerah sendiri. Memang beberapa poin sudah bantu saya memantau aspek teknis dalam Raperda," pungkasnya.Diketahui, JPU KPK telah mendakwa Ariesman Widjaja dan stafnya Trinanda Prihantoro, melakukan suap kepada Mohamad Sanusi sejumlah Rp 2 miliar.Hal ini diyakini berhubungan dengan kapasitas Sanusi sebagai Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta. Suap yang diberikan Ariesman kepada Sanusi itu diduga diberikan, agar Sanusi membantu percepatan pembahasan dan pengesahan Raperda reklamasi, sesuai dengan bidang komisinya.

Rekomendasi