Amir minta penarikan 20 penyidik KPK tidak dipertentangkan

Karier penyidik tidak hanya bertugas di KPK.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Amir minta penarikan 20 penyidik KPK tidak dipertentangkan
Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin berharap, keputusan Polri menarik 20 penyidiknya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak dibikin polemik. Sebab, karier penyidik tidak hanya bertugas di KPK."Apa yang saya dengar, Polri tidak menarik, kalau tidak salah mau mengganti karena penyidik yang ada harus dipikirkan peningkatan karier. Jadi tidak usah dipertentangkan. Mari kita bantu," kata Amir di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (18/9).Amir tidak sependapat soal wacana penyidik independen. Menurut dia, penyidik Polri paling siap bila dibandingkan dengan yang lain. Keberadaan penyidik dari pihak kepolisian seharusnya dapat memberi dampak positif terhadap lembaga penegakkan hukum lainnya."Kalau kami lihat kenyataannya, polisi itu yang lebih siap dalam penyediaan SDM dibidang penyidikan. Saya kira polisi sendiri belum ada pernyataan tidak akan memberikan. Mari kami permudah, jangan dipersulit," ujar dia.Karena itu, Amir meminta kepada kedua lembaga penegakan hukum itu saling mendukung dan bersinergi dalam mengungkap kasus korupsi. "Polisi diberi kesempatan berpartisipasi, sejauh ini kan polisi tetap mendukung," ujar dia.Kemarin, Kapolri Jenderal Timur Pradopo berjanji akan memberikan penyidik terbaik kepada KPK. Kapolri juga membantah penarikan 20 penyidik terkait dengan kasus simulator SIM.

Rekomendasi