3 Anak panti asuhan tenggelam di Sungai Pamali ditemukan tewas

Semua korban tersebut ditemukan setelah Basarnas dibantu SAR gabungan beserta warga melakukan penyelaman ke dasar sungai

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
3 Anak panti asuhan tenggelam di Sungai Pamali ditemukan tewas
Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Tiga remaja Panti Asuhan Putra Muslimat Brebes tenggelam akibat terseret arus Sungai Pamali ditemukan tewas. Semua korban sudah dievakuasi ke RSUD Brebes oleh tim Basarnas Jateng dibantu SAR gabungan."Semua korban berhasil dievakuasi tak jauh dari lokasi kejadian dan sudah berada dalam kondisi meninggal semua," tegas Koordinator Basarnas Jateng Heri Sunandar kepada merdeka.com Senin (12/9).Heri menjelaskan, korban pertama berhasil ditemukan atas nama Mustaqim (18) ditemukan sekira pukul 15.00 WIB. Kemudian disusul Andre (14) pada pukul 15.40 WIB dan terakhir Sandy (14), pada pukul 16.20 WIB.Semua korban tersebut ditemukan setelah Basarnas dibantu SAR gabungan beserta warga melakukan penyelaman ke dasar sungai. Selain itu melakukan penyisiran menggunakan rubber boat (perahu karet).Sebelumnya, tiga remaja itu sebelumnya dinyatakan hilang sementara dan empat orang selamat akibat terseret arus Sungai Pamali Senin (12/9) siang di Desa Wanasari, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.Empat yang berhasil selamat itu adalah Purinan (17), Dimas Ramadhan (15), Ubaidillah (16) dan Kamaludin. Ke empat santri tersebut berhasil menyelamatkan diri dari hempasan arus sungai karena mereka bisa berenang dan berpegangan pada batu dan tebing di sekitar Sungai Pamali, Brebes.Sementara ketiga orang rekannya yang lain yaitu Mustaqim (18), Sandi (14) dan Andre (14) masih dalam proses pencarian Basarnas dan Tim SAR Gabungan.

Rekomendasi