Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Imigran gelap ditemukan tewas di perairan Nusakambangan

2 Imigran gelap ditemukan tewas di perairan Nusakambangan Kapal imigran gelap. tunisia-live.net

Merdeka.com - Dua imigran gelap asal Srilanka ditemukan tewas saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di perairan Selatan Nusakambangan Cilacap. Sedangkan 24 imigran lainnya berhasil diselamatkan tim penyelamat gabungan.

"Saat ini mereka berada di LP Pasir Putih Nusakambangan," kata Komandan Masyarakat Peduli Bencana Cilacap Sutrisno Sudanto, Selasa (28/1).

Dia mengatakan, selain menewaskan dua orang, dua imigran lainnya ditemukan dalam keadaan kritis. Kapal berpenumpang 26 orang itu terkoyak gelombang tinggi di perairan Nusakambangan yang terkenal ganas itu.

Mereka di temukan di Pantai Permisan yang biasa digunakan Kopasus untuk pembaretan. Gelombang ganas menerjang kapal mereka terjadi pada Senin malam.

"Korban tewas terdiri satu orang laki-laki dan satu orang perempuan," ujar petugas pos Jaga Basarnas Cilacap, Maryadi.

Jenazah kedua imigran itu kini disimpan di kamar mayat RSUD Cilacap, sementara dua imigran yang diketahui kritis tengah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Menurut Maryadi, kapal kayu yang mengalami kecelakaan laut tersebut berpenumpang 26 imigran asal Srilanka terdiri 19 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Saat mengalami peristiwa nahas itu, mereka tengah dalam perjalanan menuju Pulau Christmas Australia, guna mencari suaka. Untuk mengevakuasi kapal dan puluhan imigran itu mengalami kendala karena gelombang di Pantai Permisan, Pulau Nusakambangan, cukup tinggi.

Petugas gabungan dari Kepolisian Resor Cilacap bersama sejumlah lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan melakukan upaya evakuasi terhadap puluhan imigran berasal dari Srilanka yang mengalami kecelakaan laut di perairan selatan Nusakambangan, Cilacap.

Kepala Satuan Polisi Air Polres Cilacap, AKP Sugeng, mengatakan kedatangan imigran di Pantai Permisan sekitar pukul 21.00. "Kapal mereka terdampar dari perjalanan Pulau Christmas. Kabarnya mereka ditolak oleh pihak Australia, begitu yang saya terima," kata dia.

Sebelumnya, Kapal penumpang yang mengangkut 24 imigran gelap asal Sri Lanka terbalik di perairan selatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Tujuh orang berhasil diselamatkan tim penyelamat, satu orang ditemukan tewas sisanya masih dalam pencarian.

"Hingga saat ini sudah ada tujuh korban yang dapat diselamatkan, dua di antaranya anak-anak," kata Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan Lilik Sujandi di Cilacap, Selasa (29/1), seperti dilansir Antara. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP