10 Tahanan BNN kabur, Komisi III DPR minta Polri turun tangan

BNN sendiri mengakui bahwa pihaknya kekurangan personel untuk menjaga seluruh tahanan narkoba yang ada.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
10 Tahanan BNN kabur, Komisi III DPR minta Polri turun tangan
Tahanan BNN kabur. ©2015 merdeka.com/ronald chaniago

Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) di Cawang, Jakarta Timur. Kunjungan ini untuk memantau perkembangan kasus kaburnya 10 napi dari sel BNN pada 31 Februari lalu.Aziz mengatakan, untuk menangkap seluruh napi yang kabur itu, pihaknya meminta Polri bantu pencarian bersama BNN."Besok kami akan rapat koordinasi dengan polri untuk membantu kinerja BNN dari sisi keamanan," Azis di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur (1/4).Aziz mengakui pengamanan dan bangunan BNN untuk menjaga napi belum memadai. Namun demikian, dia juga menyadari jika kurangnya sarana dan prasarana ini juga terbentur masalah administrasi."Memang tenaga pengamanan dan bangunan masih kurang. Tapi BNN tidak bisa lakukan perbaikan tanpa izin Polri karena gedung ini statusnya dipinjamkan," ungkapnya.Sementara itu, Kepala BNN Komjen Anang Iskandar membenarkan kalau selama ini pihaknya sangat kekurangan tenaga personel dalam mengamankan ruangan tahanan "Pengamanan selama ini hanya ada sembilan orang. Orang dari BNN tidak ada yang menjaga tahanan, maka kita minta bantuan dari Polri," ujarnya.Untuk ke depannya, BNN akan meminta penambahan personel dan meminta pembangunan pagar agar tidak ada lagi tahanan yang melarikan diri.

Rekomendasi