Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tenggelam di Sungai Molek Malang, Jenazah Bocah 6 Tahun Ini Ditemukan di Kota Lain

Tenggelam di Sungai Molek Malang, Jenazah Bocah 6 Tahun Ini Ditemukan di Kota Lain Proses pencarian bocah tenggelam di Sungai Molek Malang. ©2021 Merdeka.com/Instagram @basarnassurabaya

Merdeka.com - Pencarian terhadap Zahro (6), korban tenggelam di sungai Molek, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan jenazah Zahro pada Minggu (18/4/2021) di area DAM Sipon, Desa Ngrigasrembyong, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

"Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 2.06 km dari LKK, di mana ditemukan sandal korban di tepi sungai" ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna, dikutip dari Instagram @basarnassurabaya, Senin (19/4).

Setelah berhasil dievakuasi ke darat, jenazah korban tenggelam diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses Pencarian

      Lihat postingan ini di Instagram      

Sebuah kiriman dibagikan oleh BASARNAS Surabaya (@basarnassurabaya)

Sebelumnya, tim operasi Kantor SAR Surabaya dikerahkan untuk menindaklanjuti laporan mengenai seorang bocah tenggelam di sungai Molek.

Pencarian korban tenggelam melibatkan tim gabungan yang terdiri dari tim operasi Kantor SAR Surabaya, Koramil Kepanjen, Polsek Kepanjen, BPBS Kabupaten Malang, SAR Kanjuruhan, SAR Samudra, SAR Awangga, Tagana Malang, Perangkat Desa Panarukan, serta warga setempat.

Nenek Terpeleset di Sungai

      Lihat postingan ini di Instagram      

Sebuah kiriman dibagikan oleh BASARNAS Surabaya (@basarnassurabaya)

 

Selain bocah perempuan berusia 6 tahun yang tenggelam di sungai Molek, nasib tak mujur juga dialami Ngadirah (70).

Ngadirah dilaporkan terpeleset dan jatuh ke sungai Bodor di Desa Plosoharjo, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Saat kejadian tersebut, ada empat orang saksi yang berusaha menyelamatkan Ngadirah, namun tidak berhasil. Mereka akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Jenazah korban Ngadirah ditemukan sekitar 1 km dari lokasi kejadian pada Minggu (18/4).

"Operasi SAR dapat ditutup setelah tim SAR gabungan menemukan korban sekitar pukul 10.00 WIB," tutur Yoni Fariza, koordinator Pos SAR Trenggalek.

Sementara itu, tim SAR gabungan yang melakukan pencarian korban Ngadirah terdiri dari rescuer Pos SAR Trenggalek, BPBD Nganjuk, Bagana, Polsek dan Koramil Pace, Perangkat Desa Plosoharjo, LPBI NU, BP 1318, Senopati, FPBI, SAR MTA, serta warga sekitar.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP