Wakapolda imbau warga DKI rayakan tahun baru dengan tafakuran

Wakapolda imbau warga DKI rayakan tahun baru dengan tafakuran. Pemprov DKI Jakarta membatalkan pelaksanaan malam bebas kendaraan bermotor di jalan MH Thamrin dan Sudirman. Pembatalan dilakukan usai melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian, dan pelaksanaan malam tahun baru disebar ke lima wilayah ibu kota.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Wakapolda imbau warga DKI rayakan tahun baru dengan tafakuran
Brigjen Pol Suntana. ©2016 merdeka.com/adriana megawati

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan malam bebas kendaraan bermotor atau car free night di sepanjang jalan MH Thamrin dan Sudirman. Pembatalan dilakukan usai melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian, dan pelaksanaan malam tahun baru disebar ke lima wilayah ibu kota.Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengajak masyarakat ibu kota untuk merayakan malam pergantian tahun dengan kesederhanaan. Salah satunya dengan cara menggelar doa bersama untuk mendoakan bangsa di tahun 2017."Kita mengimbau, masyarakat untuk bisa melaksanakan pergantian tahun baru ini dengan penuh kesederhanaan, kalau bisa di lingkungan masing-masing bertafakur, berkumpul di aula RW/RT, berinstropeksi untuk memberikan yang terbaik untuk hidup di tahun 2017," ujar Suntana usai apel di halaman parkir Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (31/12).Suntana melanjutkan, pembatalan itu dilakukan berdasarkan beberapa pandangan. Salah satunya terkait program pemerintah untuk membangun infrastruktur. Proyek ini tak bisa ditunda apalagi sampai dibatalkan hanya demi car free night."Kalau dihentikan selama 24 jam, peralatan yang masuk untuk proyek pembangunan menjadi terhambat, akhirnya akan mempengaruhi waktu penyelesaian pembangunan MRT," ungkapnya.Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membatalkan pelaksanaan malam bebas kendaraan atau car free night. Dengan demikian, arus lalu lintas di sepanjang jalan tersebut tidak jadi dialihkan."Betul (dibatalkan)," ucap Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Andri Yansyah saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (31/12).Andri menambahkan, ada beberapa alasan dibatalkannya acara tersebut. Di antaranya faktor keamanan dan proyek yang sedang berjalan di sepanjang jalan MH Thamrin dan Sudirman."Pertama ya karena faktor keamanan. Kedua, di situ kan ada proses pembangunan MRT dan jembatan susun Semanggi," ungkap Andri.

Rekomendasi