Wagub Ariza Ungkap Ada Pasien Dewasa Terduga Hepatitis Akut di DKI

Untuk itu, ia mengingatkan kembali warga Jakarta agar tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan, sekaligus menjaga kebersihan makanan dan minuman.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Wagub Ariza Ungkap Ada Pasien Dewasa Terduga Hepatitis Akut di DKI
ahmad riza patria. ©2018 Merdeka.com/hari ariyanti

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan kasus pasien penderita hepatitis akut di Jakarta berjumlah 21 orang. Dari jumlah tersebut, ada pasien dewasa.

Informasi beberapa pekan terakhir, pasien hepatitis akut merupakan berusia anak-anak.

"Yang harus diketahui, ternyata hepatitis akut ini tidak hanya untuk anak-anak bahkan juga orang dewasa," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/5).

Untuk itu, ia mengingatkan kembali warga Jakarta agar tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan, sekaligus menjaga kebersihan makanan dan minuman.

Selain itu, mengingat pasien rentan tertular hepatitis adalah pasien anak-anak, Riza mengimbau agar aktivitas air dan tempat-tempat umum oleh anak, agar dapat dihindari sementara waktu.

"Ditunda dulu bermain di tempat-tempat umum seperti kolam renang bersama, kegiatan anak-anak kan suka bermain di tempat-tempat indoor segala macam," imbau Riza.

Secara terpisah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak di sejumlah negara di dunia.

"Dalam dua pekan terakhir ini kami meningkatkan kewaspadaan di Indonesia karena.Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan hepatitis akut ini sebagai kejadian luar biasa (KLB)," kata Juru Bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/5).

Menurut WHO, kata Nadia, laporan tersebut datang dari negara di Eropa, Amerika dan Asia, dan belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022.

Dia menegaskan kewaspadaan tersebut meningkat setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr Ciptomangunkusumo Jakarta dengan dugaan hepatitis akut meninggal dunia dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua pekan terakhir hingga 30 April 2022.

Rekomendasi