Usai temui Anies, Menteri Rini sebut tak ada masalah besar

Rini ingin semua berjalan serba cepat. Apalagi saat ini sedang ada proyek pembangunan LRT dan MRT serta perbaikan sistem perkeretaapian. Karena itulah ia ingin bagaimana program BUMN dalam pembangunan TOD ini selaras dengan program kerja dari Pemprov DKI dalam hal penataan transportasi massal.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Usai temui Anies, Menteri Rini sebut tak ada masalah besar
Rini Soemarno bertemu Anies. ©2018 Merdeka.com/Hari Aryanti

Di awal pekan kemarin, Menteri Negara BUMN, Rini Soemarno melakukan lari pagi bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di kawasan Monas. Pada Rabu (10/1) siang, Menteri Rini kembali bertemu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota.

Rini mengatakan, pertemuannya dengan orang nomor satu di Jakarta ini bukan membahas masalah besar. Dia hanya ingin berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait berbagai proyek pembangunan.

"Saya orangnya enggak sabaran ya. Kemarin saya telepon Pak Gub dan bilang saya ke sana aja deh biar kita komunikasinya lancar. Enggak ada hal spesifik, masalah besar itu tidak ada," jelasnya usai pertemuan.

Pihaknya juga ingin memastikan rencana pembangunan TOD (transit oriented development) di beberapa stasiun di Jakarta berjalan cepat dan segera tuntas. "Keinginan untuk memastikan rencana pembangunan TOD di Jakarta bisa berjalan dengan cepat, tuntas dan wilayah-wilayah yang merupakan konsentrasi kegiatan perekonomian transportasi bisa menjadi tempat-tempat kita lakukan pembangunan TOD," paparnya.

Rini ingin semua berjalan serba cepat. Apalagi saat ini sedang ada proyek pembangunan LRT dan MRT serta perbaikan sistem perkeretaapian. Karena itulah ia ingin bagaimana program BUMN dalam pembangunan TOD ini selaras dengan program kerja dari Pemprov DKI dalam hal penataan transportasi massal.

"Kita menekankan TOD-TOD ini akan dibangun dimana 35 persen dari area hunian yang akan dibangun di TOD itu disiapkan untuk masyarakat berpendapatan rendah," jelasnya. Rini juga mengusulkan BUMN dan BUMD membuat perusahaan sehingga jual beli apartemen untuk masyarakat berpendapatan rendah bisa dilakukan di perusahaan gabungan itu.

Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan titik-titik pembangunan TOD belum dibicarakan mendetail. "Tadi hanya membicarakan garis besarnya supaya apa yang direncanakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi itu sinkron. Jangan tidak sinkron.
Kedua, kita semua baik pemprov dan pemerintah pusat akan menjalankan pembangunan dengan menaati RTRW di Jakarta sehingga kita punya pengembangan kota yang terencana dengan baik," paparnya.

Rekomendasi