Tergiur Harga Minyak Goreng dan Mi Instan Murah, Ibu-Ibu di Jakut Malah Tertipu
Merdeka.com - Emak-emak di Jakarta Utara terpedaya dengan harga murah minyak goreng dan mi instan. Sejauh ini, ada tujuh orang yang telah menjadi korban. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Peristiwa ini terjadi di Jalan Muncang, Gang I Blok M, Lagoa Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan, salah seorang korban adalah N (39). Dia awalnya ditawarkan oleh pelaku Dea Aulia (36) berupa minyak goreng dan mie instan pada8 Februari 2022 lalu.
Zulpan menyebut, pelaku mematok harga Rp135 ribu per-karton dan mie instan Rp80 ribu per-dus. Padahal, harga normal minyak goreng Rp230 ribu per-karton. Sedangkan harga mie instan Rp100 ribu per-karton. Zulpan menyebut, korban tertarik lalu menyerahkan sejumlah uang.
"Korban menyerahkan uang terlebih dahulu dan 8 hari kemudian barang diserahkan," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (21/2).
Tak lama setelah itu, lanjut Zulpan korban kembali menyerahkan uang secara bertahap dengan total Rp135.845.000 untuk pembelian 987 karton minyak goreng dan 30 dus indomie goreng. "Namun setelah tanggal tempo yang dijanjikan barang tidak diterima," terang dia.
Zulpan menerangkan, pelaku telah ditahan di Polsek Koja. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP. Saat ini, kasus tersebut masih didalami oleh penyidik Polsek Koja.
"Sementara masih ada korban lain yang belum terdata," ujar dia.
Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya