Reaksi Dhany Sukma Dicalonkan Anies Sebagai Wali Kota Jakarta Pusat

Saat dimintai tanggapan terkait usulan dirinya menjadi Wali Kota, Dhany enggan berkomentar banyak. "Ini belum ada surat pemberitahuan resmi. Kita tunggu saja," katanya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Reaksi Dhany Sukma Dicalonkan Anies Sebagai Wali Kota Jakarta Pusat
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Kepala Disdukcapil DKI, Dhany Sukma, dicalonkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai Wali Kota Jakarta Pusat. Bayu Mergantara dicopot sebagai wali kota Jakarta Pusat karena kerumunan di acara Rizieq Syihab.

Dilansir di situs resmi Dukcapil DKI yakni kependudukancapil.jakarta.go.id, Dhany lahir di Jakarta 9 Maret 1974.

Sebelum menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta pada 5 Juli 2018, ia menjabat sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Provinsi DKI Jakarta.

"Beliau menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Sekolah Tinggi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) RI Jakarta jurusan Administrasi negara,” tulis Biografi singkat Dhany seperti dilansir Liputan6.com, Kamis (3/11).

Saat dimintai tanggapan terkait usulan dirinya menjadi Wali Kota, Dhany enggan berkomentar banyak. "Ini belum ada surat pemberitahuan resmi. Kita tunggu saja," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Anies mengirimkan surat kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, yang berisi permohonan pertimbangan Ketua DPRD DKI dalam pengangkatan Wali Kota Jakarta Pusat.

Dalam surat bertanggal 1 Desember 2020 itu, Anies mengajukan nama Dhany. Terkait hal tersebut, Prasetio menyatakan DPRD akan melakukan fit and proper test terlebih dahulu terhadap usulan Anies.

"Mekanismenya, fit and proper dari Komisi A. Kalau nggak komisi A dan saya melakukan tes. Sampai sejauh mana pengalaman dia memegang wilayah, terus pernah menjadi lurah atau camat mana. gitu," kata Pras.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi