Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penutupan perempatan Mampang dievaluasi usai bocah tewas dalam kebakaran

Penutupan perempatan Mampang dievaluasi usai bocah tewas dalam kebakaran peluncuran SIAP BOS-BOP di Jakarta. ©Liputan6.com/Arya Manggala

Merdeka.com - Sejumlah perempatan di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ditutup sejak Jumat (18/5) malam. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, perempatan itu sudah dibuka kembali dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya, karena peristiwa seorang bocah tewas terpanggang api akibat kebakaran di Duren Sawit.

Sandiaga mengakui salah satu penyebab dibukanya kembali perempatan tersebut lantaran ada musibah kebakaran yang menyebabkan satu korban jiwa. Diketahui, pemadam kebakaran sempat kesulitan mencapai lokasi lantaran ada penutupan jalan.

"Salah satunya itu. Kami sangat berduka cita, ikut belasungkawa karena terjadinya tragedi tersebut. Tapi bagi kami jadikan ini sebuah bahan evaluasi, kita ingin memberikan kinerja dan keselamatan lalu lintas lebih baik dan tentunya butuh dukungan masyarakat," kata Sandi di lapangan IRTI Monas, Senin (21/5).

Pemprov DKI memutuskan untuk menutup tiga persimpangan di Jalan Mampang Prapatan. Yakni di simpang Jalan Mampang Prapatan Raya-Jalan Mampang Prapatan 7-Jalan Mampang Prapatan 8. Lalu simpang Jalan Mampang Prapatan Raya-Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Kemang Utara 9. Berikutnya di Simpang Jalan Mampang Prapatan Raya-Jalan Duren Bangka-Jalan Duren Tiga Selatan.

Kesal dengan penutupan jalan tersebut, terlebih ada kabar bocah tewas usai kebakaran di Duren Tiga karena petugas Damkar terhalang penutupan jalan, beton yang menghalangi pun dibongkar paksa warga Sabtu (19/5).

Sandi menilai, macet parah di Mampang karena banyaknya pertigaan yang ada di sana. Sehingga, undepass yang baru saja diresmikan itu tak banyak berpengaruh karena kemacetan terjadi akibat perempatan tersebut.

"Untuk sementara uji coba dihentikan, dan kita terus sosialisasikan, memang ada dua opsi. Dengan adanya underpass mampang-kuningan ini lancar sekali di ujung. Tapi karena banyak persimpangannya itu, padat di bagian lain dari jalan mampang," kata Sandi.

Sandi mengakui penutupan sebelumnya kurang sosialisasi. Ia menyebut DKI akan meningkatkan sosialisasi pada masyarakat.

"Kita harus sosialisasikan dengan simulasi-simulasi menggunakan teknologi dan digital juga. Dan kita sosialisasikan kepada masyarakat, kemarin ini sosialisasinya kurang, dan saya putuskan meminta koordinasi dengan kepolisian, sementara dihentikan dan kita coba melihat lagi berbagai solusi," imbuhnya.

Salah satu solusi adalah menyicil penutupan persimpangan satu per satu, tidak langsung menutup tiga persimpangan sekaligus. "Tidak langsung ditutup tiga-tiganya persimpangan, tapi dicicil penutupannya sehingga akan terbentuk pola lalu lintas yang baru," katanya.

Seperti diketahui, sebuah rumah makan di Jalan Kemang Utara, Duren Tiga pada Sabtu (19/5) terbakar. Satu bocah diketahui tewas terpanggang.

Bangunan rumah makan Padang ini ludes dilalap api. Sejumlah bangunan di sekitarnya juga ikut dilalap si jago merah, termasuk sebuah ruko 4 lantai dan bengkel.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP