Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemprov DKI gelontorkan Rp 1,2 T bangun waduk di Megamendung

Pemprov DKI gelontorkan Rp 1,2 T bangun waduk di Megamendung jokowi di bogor. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membantu Kabupaten Bogor untuk membangun waduk di wilayahnya. Tujuannya untuk menjadi penampung air ketika hujan lebat sehingga debit air ke Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, lokasi di mana dibangunnya waduk telah ditentukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Di mana lokasi tersebut berada di kawasan Ciawi, Bogor. Namun karena kondisi tanah banyak bebatuan maka titiknya diubah, sehingga masuk ke kawasan Megamendung.

"Titik koordinat sudah ada, memang agak bergeser, alasannya kurang batuan harus dikeruk. Jadi nanti waduknya di Megamendung, Desa Cipayung. Agak bawahnya itu Waduk Sukamahi," katanya ketika meninjau dari kejauhan di Ciawi, Bogor, Selasa (4/1).

Untuk memuluskan rencana pembangunan waduk ini, rencananya pada bulan ini akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Agar warga mendapatkan informasi, dan setiap tanah yang tergusur akan mendapatkan ganti rugi.

Biaya pembebasan lahan akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta. Dana yang akan dibebankan sebesar Rp 1,2 triliun. Sedangkan mengenai pembangunan fisik akan dilakukan oleh Kementerian PU dengan anggaran Rp 1,9 triliun.

"Februari sosialisasi selesai tinggal pendataan dan pemetaan bidang," kata mantan Wali Kota Solo ini.

Bahkan, Jokowi menambahkan, Bupati Bogor Rachmat Yasin telah menugaskan camat dan kepala desa agar tidak keluar spekulan terhadap tanah yang akan dibeli untuk pembangunan waduk. Sebab nantinya akan ada tim apprasial untuk menentukan harga tanah, melalui nilai jual objek pajak (NJOP).

Waduk Ciawi atau Megamendung akan dibangun seluas 107 hektar. Nantinya waduk tersebut mampu menampung 11,8 juta meter kubik air. Sehingga aliran Sungai Ciliwung dapat ditampung ke waduk tersebut.

Rachmat Yasin mengatakan, di kawasan Megamendung, ada 144 kepala keluarga yang tanahnya harus dibebaskan. Ia berjanji akan langsung melakukan sosialisasi.

"Kita akan cepat lakukan sosialisasi kepada warga. Agar pekerjaan juga bisa segera dilakukan," ujarnya.

Mengenai lokasi yang baru, Jokowi hanya menunjukkan lokasi dari kejauhan yakni dari Jalan Raya Puncak, Bogor. "Itu loh lihat waduk Megamendung (Ciawi). Kira-kira di situ, kurang lebih lah," tutup Jokowi. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP