Kunjungi Pulau Seribu, Sumarsono ditagih warga kapal jenazah
Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menggelar silaturahmi dengan Ketua RT, RW, Dewan Kabupaten dan seluruh pimpinan UKPD se-kabupaten administrasi Kepulauan Seribu. Dalam kunjungannya itu, Sumarsono sempat ditagih janji pengadaan kapal jenazah.
Salah satu warga yang tergabung dalam Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Ismed mengatakan mereka sudah dijanjikan kapal jenazah sejak zaman Gubernur DKI masih dijabat Jokowi.
"Kapal jenazah sangat penting. Kalau ada yang meninggal sampainya suka lama dan biaya ongkosnya mahal," kata Ismed kepada Sumarsono yang didampingi oleh Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo di Pulau Pramuka, Jumat (9/12).
"Di sini kalau bawa jenazah harus pakai ojek kapal. Orang yang sedang berduka harus mengeluarkan uang banyak untuk ongkos angkut jenazah. Ini miris sekali Pak," keluhnya.
Sementara itu, Budi Utomo mengungkapkan pengadaan kapal jenazah sulit direalisasikan karena terkendala masalah belum adanya pihak yang mengaku berwenang untuk pengadaan kapal jenazah tersebut. Dinas Kesehatan DKI dan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI belum ada yang berani mengambil langkah pengadaan kapal jenazah di Kepulauan Seribu.
Sumarsono kemudian menyampaikan kabar gembira bahwa pengadaan kapal jenazah sudah masuk ke dalam APBD DKI 2017 dan kewenangan tersebut diserahkan kepada pihak kabupaten. Hal ini disambut dengan sorak gembira warga yang hadir.
"Tahun 2017 nanti akan ada dua kapal jenazah. Terus nanti kalau sudah ada dua pasti bakalan ada yang protes ini masih kurang. Nanti saja dulu yang penting kan ada dulu," ungkapnya sambil tertawa.
Sumarsono juga mengimbau warga agar terus aktif berpartisipasi memberikan solusi dan masukan kepada pemerintahan agar kehidupan di Kepulauan Seribu bisa semakin baik.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya