Kopling Bermasalah, Api Menyala dari Kolong Bus Transjakarta di Depan PN Jaksel

Ketika itu, ia sempat melihat adanya asap dari bawah atau kolong bus. Mengetahui hal itu, ia langsung meminta para penumpang untuk segera turun dari bus. Karena, saat itu ada sekitar 20 orang penumpang di dalam bus.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kopling Bermasalah, Api Menyala dari Kolong Bus Transjakarta di Depan PN Jaksel
Api Keluar Dari Kolong Bus Transjakarta. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Bus Transjakarta jurusan Ragunan-Blok M dengan nomor polisi B 7118 NL mengeluarkan percikan api dari bawah bus. Kejadian tersebut terjadi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, atau tepatnya di depan pintu keluar kendaraan PN Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis (19/12).

Parmin yang merupakan supir Bus Transjakarta tidak mengetahui secara pasti bus yang ia supiri itu tiba-tiba saja mengeluarkan api dari bawah atau kolong mobil.

"Awal mulanya ya enggak tahu, tahu-tahu kebakar gitu, kan dari kolong. Terus rasanya kaya kopling nyeplos, ngeplos udah blong," kata Parmin di lokasi kejadian, Jakarta Selatan, Kamis (19/12).

Ketika itu, ia sempat melihat adanya asap dari bawah atau kolong bus. Mengetahui hal itu, ia langsung meminta para penumpang untuk segera turun dari bus. Karena, saat itu ada sekitar 20 orang penumpang di dalam bus.

"Iya lihat asep terus saya turun, terus buka pintu, penumpang turun. Terus saya lihat kolong, terus akhirnya disemprot itu (hydrant). Sampe sekarang belum diketahui (penyebabnya)," ujarnya.

"Langsung lapor pusat, bawa pulang ke pool Cijantung," tambahnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, jalan disekitar PN Jakarta Selatan sempat tersendat. Karena, tak ada kendaraan lainnya yang berani melewati bus Transjakarta yang mengarah ke Ragunan.

Sementara itu, Muji salah seorang juru parkir sekaligus keamanan PN Jakarta Selatan mengatakan, api itu sempat menyala dibawah kolong bus Transjakarta sekitar 15 menit.

"Gede juga, tapi enggak gede gitu. Lumayan tapi apinya, orang pada turun semua," ujar Muji.

Melihat ada api, Muji bersama dengan teman-temannya langsung berinisiatif untuk memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan selang dari dalam PN Jakarta Selatan, ember yang diisi air serta tabung pemadam milik PN Jakarta Selatan.

Sehingga, api yang berada di bawah kolong bus Transjakarta tak menyala hingga membesar dan tak membakar penuh bus Transjakarta.

"Ada 3 tabung (pemadam) punya pengadilan. (Ada) Api dulu, terus ngeluarin asep," katanya.

Rekomendasi