Ganjil-Genap Saat Asian Games Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan, keberhasilan tersebut didukung aksi mitigasi.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ganjil-Genap Saat Asian Games Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
ganjil genap. ©2018 liputan6.com

Kebijakan ganjil-genap selama penyelenggaraan Asian Games XVIII pada 18 Agustus-2 September 2018 berdampak positif terhadap penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang mencapai 715 ton CO2e.

Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan, keberhasilan tersebut didukung aksi mitigasi. Sehingga, di Jakarta terjadi efisiensi penggunaan energi di hotel, penggunaan listrik dari panel surya, penggantian lampu LED hemat energi, daur ulang sampah kertas dan kardus, serta pengomposan.

"Adanya dukungan aksi mitigasi dari penambahan operasional bus Transjakarta turun menyumbang penurunan GRK sebesar 512 ton CO2e," katanya seperti dilansir dari Beritajakarta.id, Minggu (25/11).

Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah berkomitmen dalam menurunkan emisi GRK dengan menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 131 Tahun 2012 tentang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi GRK. Ditargetkan pada tahun 2030 terjadi penurunan emisi GRK sebesar 30 persen.

"Pemprov DKI meluncurkan berbagai desain besar pembangunan, yang salah satunya adalah Grand Design Green Building yang meliputi efisiensi energi, air, dan reduksi emisi GRK," tandasnya.

Rekomendasi