Cegah korupsi, Ahok atur APBD DKI pakai sistem tutup buku harian

Bila dengan cara ini masih ditemukan oknum yang bermain, Ahok akan mencabut jabatan pegawai negeri sipil (PNS) tersebut.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Cegah korupsi, Ahok atur APBD DKI pakai sistem tutup buku harian
Ahok gelar open house. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pengawasan secara online terhadap penggunaan APBD DKI Jakarta 2015. Sehingga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus menggunakan e-budgeting pada tahun ini.Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah menginstruksikan kepada semua jajarannya untuk meniru sistem perbankan. Sehingga, pembukuan keuangan yang dilakukan masing-masing SKPD akan mengadopsi sistem tutup buku per hari."Kami mulai ketat termasuk e-budgeting. Termasuk menutup buku. Setiap sore harus tutup buku. Jadi kaya bank," jelasnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (12/1).Dengan menerapkan sistem perbankan ini, laporan keuangan harus dilaporkan setiap harinya. Tujuannya untuk mencegah oknum-oknum melakukan kecurangan.Bila dengan cara ini masih ditemukan oknum yang bermain, Ahok akan mencabut jabatan pegawai negeri sipil (PNS) tersebut."Kami nggak mau lagi duitnya diambil lalu diatur-atur. Ini namanya permainan. Jadi tidak ada lagi kesempatan kamu mainin kuitansi, bon, nggak bisa lagi. Kami akan potong," tutupnya.

Rekomendasi