Cari solusi penataan Tanah Abang, Ditlantas & Pemprov DKI duduk bareng lagi

Saat ini, kepolisian terus mengkaji kembali kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu. Nantinya, hasilnya akan diutarakan dalam rapat tersebut. "Pemprov ngajak rapat itu kan biar nggak ada keliru kayak kemarin lagi. Jangan puter-puter," kata Yusuf.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Cari solusi penataan Tanah Abang, Ditlantas & Pemprov DKI duduk bareng lagi
Bus Tanah Abang Explorer tak beroperasi. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Sampai saat ini, belum ada titik temu soal kebijakan Pemprov DKI Jakarta menutup ruas Jl Jatibaru terkait penataan pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang, Jakarta Utara. Dalam waktu dekat, kepolisian dan Pemprov DKI akan kembali duduk bersama membahas hal itu.

"Jadi kita nanti akan diajak diskusi sama mereka. Hasilnya nanti akan jadi bahan kebijakan bakal Pemprov. Kita diminta masukan bakal Tanah Abang dan penataan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/4).

Namun, Yusuf belum bisa memastikan kapan pertemuan akan digelar. Dia hanya memastikan upaya menjalani komunikasi untuk mendapatkan solusi terbaik terkait kebijakan itu terus dilakukan.

"Belum tahu," sambungnya saat ditanya kapan akan rapat.

Saat ini, kata Yusuf, pihaknya tengah mengkaji kembali kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu. Nantinya, hasilnya akan diutarakan dalam rapat tersebut.

"Justru itu nanti kita kaji. Kita juga belum ke sana. Nanti akan mengkaji bersama tim," ujarnya.

Dalam hal ini, dirinya menegaskan kalau tetap pada enam poin yang sudah diberikan kepada Pemprov perihal penutupan Jalan Jatibaru itu. Dengan adanya rapat ini, ia berharap agar permasalahan Tanah Abang terselesaikan.

"Pemprov ngajak rapat itu kan biar nggak ada keliru kayak kemarin lagi. Jangan puter-puter," kata Yusuf.

Rekomendasi