Ahok tak peduli ancaman Metro Mini mogok Senin pekan depan

"Kita tak ada pilihan, sudah keterlaluan, saya sudah kasih kesempatan."

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Ahok tak peduli ancaman Metro Mini mogok Senin pekan depan
Metromini. ©2015 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tak peduli bila Metro Mini mengancam mogok pada Senin (21/12). Ancaman sebagai bentuk protes pengusaha Metro Mini lantaran Dinas Perhubungan Jakarta merazia dan mengandangkan ratusan unit angkutan bus sedang itu karena sudah tak laik jalan."Ya udah mau gimana, yang meninggal juga keluarganya enggak bisa demo kan. Kamu pilih mana mau setiap kali ngabisin 3 ribu nyawa ditangkepin 180 bus? Berarti masih tunggu 180 nyawa melayang baru ganti, mending sekali tabrak satu, ini sekali tabrak 2, 5," kata Ahok, sapaan Basuki, di Gedung DPRD Jakarta, Sabtu (19/12).Ahok menegaskan, Metro Mini sudah keterlaluan. Apalagi Pemprov DKI telah memberikan keleluasaan untuk melakukan peremajaan bus dan memperbaiki layanannya. Tetapi toh masih ugal-ugalan dan seringkali menyebabkan kecelakaan serta nyawa pun melayang."Jadi kita tak ada pilihan, sudah keterlaluan, saya sudah kasih kesempatan sejak saya jadi wagub, saya sudah sampaikan kepada mereka, anda mending lebih fokus jalan saja perseorangan, kami ngerti anda perorangan, kalau perorangan, masuklah ke salah satu perusahaan Metro Mini, datengnya tiga kelompok, karena tiga kelompok saya punya istilah pindah partai deh, kamu coba pindah ke Kopami dan Kopaja yang sudah terintegrasi," jelas Ahok.Ahok menambahkan, bila pekan depan ada 350 unit bus Kopaja yang bergabung dengan PT Transportasi Jakarta. Adapun tawaran Pemprov DKI terhadap bus-bus yang mau bergabung antara lain disediakan pool bus, gaji sopir yang besarannya 2-2,5 kali UMP, dibayar Rp/Km sehingga tidak perlu mengejar setoran dan diberi dana Public Service Obligation (PSO). Tetapi Metro Mini malah tak menggubrisnya."Saya enggak ngerti maunya apa, mau bunuh orang hobinya. KIR ngaco, buku KIR sudah ketangkep aspal (asli tapi palsu), beli sama orang dalam, atau pakai joki, atau tuker menuker, ini udah dibawa ke polisi semua, bukan saya yang ngomong loh, kita terima kasih kepada Polda Metro nangkepin," terang Ahok.Untuk diketahui, Metro Mini seringkali mengalami kecelakaan dan menyebabkan nyawa orang melayang. Teranyar, ibu dan anaknya ditabrak Metro Mini ugal-ugal di Kembangan Jakarta Selatan.

Rekomendasi