Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengundang mantan Dubes Indonesia di Kolombia, Michael Manufandu. Ahok meminta Michael berbagi pengalaman seputar manajemen lalu lintas khususnya untuk moda transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT)."Beliau minta pengalaman soal busway di Kolombia, mencegah kemacetan, sampah, dan lainnya. Dan saya minta studi mengenai masalah Jakarta," ujar Michael di Balai Kota Jakarta, Kamis (10/1).Menurutnya, banyak hal yang harus diperbaiki dalam manajemen tata kelola Jakarta sebagai ibu kota. Bukan semata-mata mengharapkan pendapatan daerah yang terus meningkat."Poin-poinnya, manajemen harus lebih baik dan diintensifkan bukan hanya untuk penghasilan kecil tapi untuk semua warga, itu jadi pengalaman di Kolombia," jelasnya.Di Kolombia, Michael melihat warga yang menggunakan kendaraan pribadi sangat sedikit. Karena harga bensin di negara itu sangat mahal."Jadi orang punya mobil, harga bensinnya lebih mahal, jadi orang akan beralih ke busway," katanya.Sedangkan untuk pengelolaan sampah, lanjut Michael, Kolombia menggunakan mobil yang sekaligus bisa mengolah sampah. Sehingga tidak dibutuhkan truk pengangkut dan lahan untuk tempat pembuangan akhir sampah.Untuk permasalahan kota, sebenarnya Jakarta sudah lama bekerja sama dengan Kolombia. Salah satunya dengan membangun BRT yang dinamakan Transjakarta.
Ahok minta bocoran Michael Manufandu soal lalu lintas Kolombia
Satu cara mengatasi masalah lalu lintas yang dicontek Jakarta dari Kolombia adalah menyediakan bus angkutan massal.
Advertisement
Rekomendasi