Komisi Informasi Pusat (KIP) melansir 10 besar provinsi dengan keterbukaan informasi publik terbaik di Indonesia. Dari laporan tersebut, DKI Jakarta tidak masuk 10 besar.Menanggapi laporan KIP tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama balik bertanya dari mana KIP melakukan penilaian. Ahok bersikeras jika DKI merupakan provinsi dengan tingkat keterbukaan informasi publik baik."Saya gak tahu mereka menilainya gimana. Sekarang kalau menurut dunia ya, kita diundang ke luar negeri, provinsi DKI adalah yang open data paling besar," kata Ahok di Balai Kota, Selasa (15/12).Lebih lanjut, Ahok menantang KIP untuk membandingkan, provinsi mana di Indonesia yang memiliki keterbukaan penggunaan anggaran. Dia juga menyerahkan kepada publik, provinsi mana yang memiliki keterbukaan publik terbaik."Makanya saya tanya, open data ini informasi mana? Daerah lain ada ga open data duit anggaran?" pungkas Ahok.
Ahok klaim DKI paling terbuka meski tak masuk 'top ten' KIP
"Saya gak tahu mereka menilainya gimana. Sekarang kalau menurut dunia ya, kita diundang ke luar negeri," kata Ahok.