Manjakan Wisatawan saat New Normal, Pemkab Bandung Kenalkan Aplikasi "EDAN"

Jelang pembukaan sektor pariwisata secara keseluruhan di masa new normal, Pemerintah Kabupaten Bandung terus melakukan berbagai persiapan.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Manjakan Wisatawan saat New Normal, Pemkab Bandung Kenalkan Aplikasi "EDAN"
Kepala Disparbud, Yosep Nugraha saat mengenalkan aplikasi Bandung Edan. http://www.bandungkab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Jelang pembukaan sektor pariwisata secara keseluruhan di masa new normal, Pemerintah Kabupaten Bandung terus melakukan berbagai persiapan.

Salah satunya adalah mempersiapkan kebangkitan industri pariwisata di kawasan bumi parahyangan tersebut melalui aplikasi "Enjoy, Destination and Nature" (EDAN).

©Shutterstock.com/Dudarev Mikhail

Dikutip dari laman bandungkab.go.id, aplikasi tersebut nantinya akan berguna bagi wisatawan yang akan berwisata ke Kabupaten Bandung. Penerapan sistem Look, Book, Pay, and Enjoy (LBPE), dinilai lebih aman ketika mendatangi objek wisata di Kab. Bandung.

Biasanya para wisatawan yang berkunjung akan berusaha mencari sesuatu yang unik dan menarik dari tempat yang mereka kunjungi. Aplikasi EDAN ini akan mengenalkan dan merekomendasikan berbagai tempat unik di Kabupaten Bandung.

Selain memanjakan para wisatawan, aplikasi yang dikenalkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Yosep Nugraha ini nantinya juga akan membantu para pelaku usaha dalam melakukan promosi. 

“Outputnya nanti, para pelaku usaha bisa mempromosikan destinasinya secara lebih luas. Sedangkan bagi wisatawan, akan lebih mudah mendapatkan informasi destinasi wisata, mulai dari jenis destinasi, pilihan hotel, resto, dan lainnya, serta pembayaran yang dilakukan dilakukan nontunai. Jadi saat wisatawan datang, ya tinggal menikmati saja,” tutur Yosep.

Yosep juga mengungkapkan, aplikasi berbasis LBPE tersebut nantinya akan menjadi salah satu platform yang akan menarik minat wisatawan yang berkunjung.

Ia berharap wisatawan yang akan berkunjung ke Bandung bisa menikmati liburannya sehingga akan datang kembali.

“Mereka yang berwisata di Kabupaten Bandung harus ‘enjoyfull’, menikmati destinasi, makanan, tempat menginap, panorama alam yang indah, serta pelayanan yang memuaskan, sehingga mereka akan kembali lagi untuk berwisata,” imbuhnya.

Yosep mengatakan pihaknya akan mengupayakan agar aplikasi EDAN ini bisa beroperasi secepatnya.

“Kita akan upayakan aplikasi ini segera beroperasi secepatnya, supaya geliat sektor wisata dapat kembali hidup dan produktif,” pungkasnya.

Rekomendasi