Warga Jepang memang terkenal dengan kedisiplinan mereka. Penduduk negara ini sangat menjunjung tinggi budaya antre, bahkan saat situasi darurat menerpa. Seperti yang ditunjukkan dalam video YouTube yang diunggah oleh Kobe Digital.Dilansir Rocketnews24 (21/11), warga yang biasa menggunakan layanan komuter di Kobe terpaksa berjalan kaki atau menggunakan alat transportasi umum lain pada tanggal 16 November 2015. Sekitar pukul 8 pagi, saluran udara (overhead line) di antara Kobe dan Stasiun Motomachi mengalami kerusakan. Akibatnya Japan Railways harus menghentikan layanan komuter di Jalur Kobe.Sementara kru melakukan penyelidikan dan perbaikan, para penumpang komuter, sebagian besar pelajar dan karyawan harus dievakuasi. Sekitar 5.000 penumpang diminta untuk meninggalkan gerbong yang berhenti di sebuah perlintasan.Uniknya, para penumpang yang sedang terburu-buru menuju tempat kerja dan sekolah ini tidak lantas kalang kabut. Mereka berjalan ke stasiun terdekat dengan rapi, sesuai arahan staf Japan Railways yang berada di tempat kejadian. Para penumpang tadi berjalan di atas rel dengan tertib dan teratur, tak ada yang keluar jalur.Situasi yang sama juga ditunjukkan oleh warga Sendai dan Miyagi setelah peristiwa gempa dan tsunami tahun 2011 lalu.
Mereka tampak berbaris dengan tertib saat mengantre pembagian persediaan air dan bahan makanan dari supermarket setempat. Sungguh budaya yang patut dicontoh, bukan?