Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Skach Koyl, kegilaan saat para penunggang teler berlaga di pacuan

Skach Koyl, kegilaan saat para penunggang teler berlaga di pacuan Skach Koyl di Guatemala. ©2015 Merdeka.com/Vice

Merdeka.com - Normalnya orang yang sedang mabuk dilarang berkendara. Tertangkap yang berwajib, salah-salah bisa masuk penjara. Namun di Todos Santos, kota di Guatemala para pemabuk justru diberi kebebasan untuk berlaga di arena pacuan kuda.

Skach Koyl adalah olah raga tradisional bagi warga Todos Santos. Acara ini diselenggarakan untuk menutup rangkaian perayaan Hari Kematian di Todos Santos. Di sini, para pria mengenakan pakaian adat dan berlomba menunggangi kuda dalam keadaan mabuk berat pada tanggal 1 November.

Tak ada aturan khusus yang diberlakukan. Para peserta bebas berpacu selama mereka masih sanggup bertahan di atas punggung kuda. Tak ada garis start maupun finish. Dilansir Oddity Central, perlombaan dinyatakan berakhir setelah lewat tujuh jam. Sepanjang perlombaan, para peserta bebas berhenti sejenak untuk meneguk lebih banyak minuman keras.

skach koyl di guatemala

skach koyl di guatemala

Photo source: Vice

Bisa dibayangkan, Skach Koyl selalu menjadi ajang kekacauan. Acara ini biasanya menjadi tontonan penuh gelak tawa karena tingkah konyol para peserta yang sedang teler.

skach koyl di guatemala

Photo source: Vice

Ada yang bertingkah gila-gilaan, terjatuh dari kuda, atau malah berkelahi dengan peserta lain. Tak sedikit pula yang 'gugur' di tengah arena karena hilang kesadaran.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP