Lupa sobat gara-gara pacar, pria ini dibuatkan upacara pemakaman

Tak pernah balas email, teman-teman pria ini memutuskan kalau dia sudah mati dan mengatur pemakaman palsu.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Lupa sobat gara-gara pacar, pria ini dibuatkan upacara pemakaman
Teman-teman Keiran Cable adakan upacara pemakaman palsu untuknya. ©2015 Wales Online

Ketika Keiran Cable, 20, mulai berpacaran dengan Jess Ferguson, 19, dia mulai melupakan sahabat-sahabatnya. Keiran terlalu asyik dengan pacar barunya yang cantik sampai dia tidak pernah lagi menghubungi sahabat-sahabat prianya.Bored Panda (22/10), teman-teman Keiran sering mempertanyakan hilangnya pemuda asal South Wales itu dari kehidupan mereka."Keiran telah berpacaran selama beberapa bulan dan rasanya seperti dia telah meninggal karena tidak satu pun dari kami melihatnya sejak itu," komentar Ben Sullivan, salah satu sahabat Keiran."Beberapa minggu yang lalu kami semua ke pub dan kami mulai mengatakan RIP (Rest In Peace) Keiran. Kami memutuskan jika dia tidak pergi keluar dengan kami dan berpura-pura mati maka kami akan mengatur upacara pemakaman untuknya."

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit: FacebookSetelah 18 bulan mengacuhkan telepon dan email sahabat-sahabatnya, sekitar 50 sahabat Keiran merencanakan jebakan untuk mengisenginya. Mereka menyiapkan upacara pemakaman palsu, lengkap dengan peti mati, mobil jenazah, dan pendeta palsu untuk memberikan pemberkatan terakhir.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit: Wales OnlineKeiran sama sekali tidak mengetahui rencana sahabat-sahabatnya. Dia pikir dia akan pergi menonton rugby dengan sahabat-sahabatnya, tetapi akhirnya dia malah terbaring pasrah di dalam peti mati. Mereka sampai menutup jalan untuk menjalankan aksi jail ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit: Wales Online"Saya meminjam mobil pemakaman dan kami mengarak peti mati dari pub ke pub."Daniel Bundock, salah satu sobat yang berperan sebagai pendeta palsu memberikan pemberkatan terakhir dan pidato pada 'pemakaman' Keiran.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit: Wales Online"Keiran telah menghadapi 18 bulan yang berat dalam usahanya untuk menjaga persahabatan dengan para sahabat hidup-hidup tetapi sayangnya penantian itu sudah berakhir dan dia telah terbang ke gerbang surga," ucapnya. "Yang paling menyakitkan adalah kami kekurangan waktu berharga untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir setelah status hubungannya berubah dari 'lajang' ke 'berpacaran'."

Rekomendasi