Sebuah video transaksi cash on delivery (COD) sepeda motor di Lampung Timur menjadi perbincangan luas setelah menampilkan aksi Bayar Motor Pakai Lumut. Rekaman itu memperlihatkan pembeli menyerahkan seikat lumut sebagai ganti uang tunai saat bertransaksi.
Video tersebut ramai dibahas di media sosial pada Selasa (1/9/2026). Lokasi pertemuan berada di Taman Bogo, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.
Dalam cuplikan yang beredar, terlihat proses jual beli Yamaha Aerox antara penjual dan seorang pria. Awalnya, transaksi berlangsung sebagaimana umumnya, sebelum situasi berubah saat tahap pembayaran.
Kronologi berawal ketika penjual mengiklankan Yamaha Aerox melalui media sosial. Seorang pria kemudian menghubungi lewat telepon untuk menanyakan kondisi dan harga unit. Setelah berkomunikasi, keduanya sepakat menggunakan metode pembayaran COD.
Penjual lalu mengantar sepeda motor ke rumah calon pembeli di kawasan Taman Bogo. Keduanya sempat berbincang dan memeriksa kondisi kendaraan terlebih dahulu.
Perubahan terjadi ketika pembayaran akan dilakukan. Alih-alih mengeluarkan uang, pembeli justru memberikan seikat lumut kepada penjual. Momen tersebut direkam dan akhirnya tersebar luas di media sosial.
Unggahan video disertai keterangan berbahasa Jawa bernada humor, antara lain:
"Resiko COD-an ketemu wong setengah rolas"
"Panggah ngeyel bayare kanggo lumut."
Meski narasi video menyebut kondisi tertentu mengenai pembeli, rekaman tidak menjelaskan keadaan kejiwaan pria itu secara rinci. Karenanya, kondisi medis yang bersangkutan tidak bisa disimpulkan hanya dari video yang beredar.
Kasatreskrim Polres Lampung Timur Iptu Muhammad Iksir menyampaikan, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk terkait peristiwa dalam video tersebut. Ia menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi orang-orang yang tampak di rekaman.
"Belum ada laporan terkait video viral tersebut. Namun dari Satreskrim sudah mengidentifikasi identitas yang ada dalam video tersebut," kata Iksir, Selasa (1/9/2026).
Menurut informasi yang diterima kepolisian, pria yang terlihat dalam video diketahui merupakan warga Taman Bogo, Kecamatan Purbolinggo. Polisi juga menerima keterangan bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan kondisinya sesekali kambuh.
Adapun keterangan tersebut merupakan informasi yang diterima petugas, bukan diagnosis medis baru yang disimpulkan dari isi video. Setelah rekaman itu viral, situasi di lokasi kejadian dilaporkan tetap aman dan kondusif.