Fakta Video Siswa Semangati Pejabat Seberangi Sungai

Video siswa seberangi sungai di SDN Oelfab, TTU, NTT, viral. TNI turun mengecek dan disiapkan rencana pembangunan jembatan. Ini keterangan dinas pendidikan.

Ola Keda
Oleh Ola Keda - Reporter
Fakta Video Siswa Semangati Pejabat Seberangi Sungai
Siswa SD semangati pejabat yang menyeberangi sungai

Sebuah video yang memperlihatkan puluhan siswa meneriakkan yel "ayo maju-maju, jangan malu-malu" saat menyambut rombongan berseragam yang hendak menyeberangi sungai di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, ramai beredar di media sosial. Lokasi kejadian berada di lingkungan SDN Oelfab.

Pihak sekolah menyebut momen itu terjadi saat mereka menanti kunjungan kerja Dinas Pendidikan Kabupaten TTU. Peristiwa ini kembali menyoroti keseharian siswa seberangi sungai di wilayah yang belum memiliki jembatan penghubung.

Kepala Dinas Pendidikan TTU, Beato Yosef FR. Omenu, menjelaskan video direkam ketika sekretaris dinas hendak menyalurkan bantuan untuk siswa SDN Oelfab. Ia menyebut desa tersebut masih terisolir dan akses ke sekolah harus melewati sungai besar tanpa jembatan.

"Sekertaris dinas saat itu mau mendistribusikan bantuan seragam lengkap, tas dan juga buku untuk siswa. Sebelum kesana, kita masih tinjau dulu situasi sungai, karena disitu sering terjadi banjir besar," kata Kepala Dinas Pendidikan TTU, Beato Yosef FR. Omenu, Senin (31/8/2026).

Menurut Beato, meski terisolir, para siswa tetap bersemangat bersekolah meski harus bertaruh nyawa ketika arus sungai besar. Akses yang sama juga digunakan oleh tenaga pengajar.

Ia menambahkan, sungai tersebut menjadi satu-satunya jalur penghubung warga setempat. "Bukan hanya siswa dan guru tapi tenaga medis dan masyarakat umum melintasi sungai itu," tandasnya.

TNI Tinjau Lokasi Siswa Seberangi Sungai

Setelah video tersebut viral, personel Kodim 1618/TTU meninjau titik lokasi. Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto menginstruksikan Danramil 1618-02/Miobar Kapten Inf Adolfo Mendonsa bersama Babinsa untuk mengecek kondisi di lapangan.

"Kita bergerak cepat dengan melakukan pengecekan langsung di lokasi. Informasi tersebut sebelumnya ramai setelah beredarnya video berdurasi kurang lebih 30 detik yang memperlihatkan aktivitas anak-anak sekolah saat melintasi kawasan kali tersebut," ujar Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto.

Pengecekan dilakukan sekaligus mendampingi Tim Zibang Kupang IX/1-A untuk menilai kondisi medan dan geografis Kali Oelfab sebagai bagian dari tahapan awal perencanaan pembangunan.

Rencana yang disiapkan adalah pembangunan jembatan di lokasi tersebut. Berdasarkan hasil pengukuran awal, jembatan beton yang direncanakan memiliki ukuran kurang lebih 42 meter × 6 meter.

Rekomendasi