Apakah Anda adalah ayah yang baik?

Reporter : Kun Sila Ananda | Rabu, 1 Agustus 2012 11:06




Apakah Anda adalah ayah yang baik?
Ilustrasi Ayah baik. ©shutterstock.com/Odua Images

Merdeka.com - Semua ayah pasti akan melakukan apapun untuk kebahagiaan anaknya. Tetapi, apa yang sebenarnya diinginkan anak-anak dari ayah mereka? Apa yang membuat Anda menerima predikat 'ayah terbaik'? Simak ciri-ciri ayah baik, seperti dikutip dari Times of India (30/07), berikut ini.

1. Responsif
Respon ayah sangat penting bagi seorang anak. Berikan mereka apresiasi terhadap hal-hal yang telah mereka lakukan. Ini akan membuat kedekatan hubungan ayah dan anak meningkat.

2. Tingkatkan kepercayaan diri anak
Anak dengan harga diri tinggi biasanya lebih berbahagia dan lebih percaya diri. Ayah harus selalu terlibat dalam kehidupan anak untuk menunjukkan betapa berharganya mereka. Dengan begitu anak akan merasa selalu dihargai.

3. Tepati janji
Sembari menemani pertumbuhan anak, ayah harus selalu memegang anji-janji yang diucapkannya. Ini akan menjadi pondasi kepercayaan yang kokoh antara ayah dan anak. Ini juga mengajarkan anak untuk selalu menepati janji mereka dan bertindak jujur.

4. Menjadi guru sekaligus teman
Ajari anak dengan lunak, bukan bersikap menggurui. Bersikaplah ramah. Mengajarkan kebaikan melalui cara yang keras tak akan berhasil pada anak. Alih-alih anak akan merasa takut pada sang ayah.

5. Memberikan bimbingan
Bimbingan adalah hal yang diperlukan anak saat mereka mulai tumbuh mendewasa. Ada masa-masa mereka harus dibimbing dan membutuhkan seseorang yang mereka percaya untuk membimbing mereka. Tanda bahwa Anda sudah berhasil menjadi ayah terbaik adalah ketika mereka datang menceritakan masalah pribadi mereka pada Anda.

6. Menjadi teladan
Orang tua adalah teladan bagi anak-anak mereka. Baik disadari atau tidak, anak selalu memperhatikan gerak-gerik orang tua mereka. Jadi jika ingin anak berperilaku baik, mulailah dengan berperilaku baik untuk diri Anda sendiri. Mereka akan mencontoh apa yang dilakukan oleh ayah dan ibu mereka.

7. Seimbangkan disiplin dengan permainan
Anak-anak memang membutuhkan disiplin. Namun mereka tak harus terus-terusan bersikap kaku karena disiplin yang diterapkan orang tua. bersikaplah lunak sekali-sekali. Ayah yang baik adalah yang tahu batas waktu antara kedisiplinan dan bersenang-senang.

8. Ajarkan keterampilan hidup yang penting
Sebagian besar keterampilan hidup dipelajari anak dari rumah. Ayah memiliki kesempatan untuk mengajarkan anak-anak mereka keterampilan penting yang bisa mereka gunakan saat dewasa. Keterampilan ini akan membuat anak-anak produktif saat mereka dewasa.

9. Waktu dan toleransi
Hal terpenting yang bisa diberikan orang tua bagi anak-anak mereka adalah waktu mereka. Bersamaan dengan waktu, ayah juga harus belajar bertoleransi dengan anak untuk mengenal satu sama lain. Saat berkumpul bersama, nikmatilah komunikasi yang terjadi antara ayah dan anak. Jadilah lembut dan ramah. Ini akan menjadi pembelajaran yang penting dan menyenangkan bagi sang anak, terutama dalam hal toleransi.

10. Cinta, cinta, dan lebih banyak cinta
Cinta tak sekedar ucapan "Aku sayang kamu," tetapi juga berbentuk perilaku, saat ayah menghabiskan waktu berkualitasnya bersama anak-anak. Anak-anak yang dibesarkan dengan cinta oleh sang ayah akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan percaya diri.

Para ayah, ayo cek diri Anda berdasarkan 10 poin di atas! Apakah Anda sudah bisa disebut sebagai ayah yang baik?

[kun]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • 7 Cara efektif turunkan kadar asam urat
  • Ngabalin yakin Ical tak restui kadernya masuk kabinet Jokowi-JK
  • Jenis-jenis kamera yang patut diketahui
  • Jon Hamm masuk bursa pemeran Doctor Strange
  • Setelah kalah di MK, Prabowo liburan ke Bali ditemani Titiek
  • DPD ingin Indonesia-India perkuat hubungan dagang
  • 5 Manusia dengan bakat yang aneh dan unik
  • Bombardir Israel ke Jalur Gaza setara enam bom nuklir
  • Syaharani akan tinggalkan musik demi kopi?
  • Ngabalin: Tak mustahil Jokowi bakal memimpin secara otoriter
  • SHOW MORE