Lirik pasar Muslim, Nike luncurkan baju olahraga hijab pertama

Lirik pasar Muslim, Nike luncurkan baju olahraga hijab pertama. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Nike, meluncurkan produk baru bernama Nike Pro Hijab. Pakaian ini merupakan yang pertama dan diperuntukkan khusus bagi kaum Muslimah saat menjalani pertandingan resmi di ajang-ajang internasional.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Lirik pasar Muslim, Nike luncurkan baju olahraga hijab pertama
Nike Pro Hijab. ©2017 Nike via AP

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Nike, meluncurkan produk baru bernama Nike Pro Hijab. Pakaian ini merupakan yang pertama dan diperuntukkan khusus bagi kaum Muslimah saat menjalani pertandingan resmi di ajang-ajang internasional.Dilansir The Times of Israel, Rabu (8/3), produk ini dikembangkan selama satu tahun, terang perusahaan dalam keterangan resminya. Zahra Lari, atlet seluncur es asal Uni Emirat Arab, merupakan sosok yang mencoba pakaian ini dan langsung jatuh hati untuk memakainya.Pakaian ini dibuat sangat ringan, berbahan elastis dan terdapat lubang kecil agar kulit tetap bernapas. Produk pertama ini dibuat dalam tiga warna, yakni hitam, abu-abu terang dan merah gelap, serta akan dilempar ke pasaran pada tahun depan.Lari berharap bisa langsung mengenakannya pertama kali dalam ajang Olimpiade di Pyeongchang, Korea Selatan, dan memajangnya ke akun Instagram miliknya."Sukar dipercaya dan akhirnya muncul juga," tulis atlet kelahiran Abu Dhabi ini.Musim panas lalu, pemain anggar Ibtihaj Muhammad asal New York menjadi Muslimah pertama yang berkompetisi di ajang olimpiade dengan mengenakan hijab. Dia berhasil merebut medali perunggu di Rio Janeiro.Sementara itu, ajang Piala Dunia Wanita U-17 di Yordania juga untuk pertama kalinya menampilkan pemain Muslimah menggunakan kerudung dalam event FIFA/ Organisasi sepakbola dunia ini secara formal mencabut larangan penggunaan pelindung kepala pada 2014, untuk memberikan kesempatan kepada Muslim dan Sikh bermain di lapangan hijau.Sementara itu, organisasi bola basket, FIBA, tengah meninjau ulang pelarangan penggunaan kerudung dalam kompetisi internasional.

Rekomendasi