Bentrok yang terjadi di lingkungan Masjid Al-Aqsa antara Polisi Israel dan warga Palestina semakin membuat Israel memperketat penjagaan di wilayah suci tersebut.Seperti diberitakan oleh AFP, Israel telah menambah jumlah polisi mereka hingga mencapai ribuan, seperti dilansir dari laman Asiaone, Senin (21/9)."Jumlah itu nantinya akan disebar meluas di Yerusalem, bersamaan dengan berlangsungnya hari suci umat Yahudi, Yom Kippur dan hari suci umat Islam Idul Adha," sebut Otoritas Israel.Diketahui, Yom Kippur akan diberlangsungkan pada malam hari ini hingga esok hari atau Rabu (23/9). Konsentrasi massa kembali berlanjut dengan perayaan ibadah suci umat Islam, Idul Adha pada Kamis (24/9). Dalam perayaan suci kedua agama tersebut, tempat suci bagi kedua agama itu terdapat di satu lingkup yang sama, Kota Tua Yerusalem. Umat Yahudi sangat ingin berbondong untuk mengunjungi Tembok Barat yang tepat berada di bawah Masjid suci umat Islam, Al-Aqsa.Otoritas Israel mengatakan dalam sepekan ini sebanyak 66 orang warga Palestina telah ditahan, seiring bentrok yang pecah pada Jumat lalu di Masjidil Aqsa.Portal berita online Palestina, Maan News juga melaporkan bila bentrok diwarnai korban luka seiring pasukan Israel menembakkan serangan amunisi, peluru karet, dan juga gas air mata.Kendati demikian, Juru bicara tentara Israel menolak memberi komentar apapun terhadap jatuhnya korban luka di Al Aqsa. Dia hanya mengatakan bahwa bentrokan berhasil dilokalisir agar tidak meluas ke wilayah Yerusalem lainnya.
Jelang Idul Adha, Israel tempatkan ribuan polisi di Masjid Al-Aqsa
Penambahan personel kepolisian diputuskan usai terjadi bentrok dengan warga Palestina.
Rekomendasi