Israel tidak akan hentikan serangan ke Gaza meski hadapi tekanan

"Tidak ada tekanan internasional yang akan menghalangi kami bertindak dengan kekuatan penuh," kata Netenyahu.

Vincent Asido Panggabean
Israel tidak akan hentikan serangan ke Gaza meski hadapi tekanan
serangan israel di gaza. ©REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin mengatakan negaranya tidak akan tunduk pada tekanan internasional untuk menghentikan agresi militer ke Jalur Gaza.

"Tidak ada tekanan internasional yang akan menghalangi kami bertindak dengan kekuatan penuh," kata Netenyahu di sebuah jumpa pers, seperti dilansir kantor berita Xinhua, Sabtu (12/7).

"Operasi akan berlanjut sampai ketenangan kembali ke Israel," ujar dia.

"Saya akan mengakhirinya ketika tujuan kami terwujud. Dan sasaran itu adalah memulihkan kedamaian dan ketenangan," tegas Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang ditayangkan stasiun televisi ke seluruh Israel.

Saat Netanyahu berbicara dengan para wartawan di Ibu Kota Tel Aviv, gerilyawan Jalur Gaza menembakkan satu roket ke arah kota tersebut, dan dicegat di wilayah udara metropolitan Tel Aviv, demikian pernyataan yang dikeluarkan militer Israel.

Netanyahu mengatakan dia mengadakan pembicaraan yang baik melalui telepon dengan Presiden Amerika Barack Obama, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan pemimpin Eropa lainnya.

Dia juga mengatakan bahwa sejak operasi dimulai pada Selasa (8/7), Israel telah menyerang lebih dari 1.000 sasaran di Jalur Gaza, dua kali lebih banyak dibandingkan dengan dilakukannya selama operasi "Pillar of Defense", agresi militer serupa yang dilancarkan pada 2012.

Rekomendasi