Kelompok militan Palestina Hamas kemarin membenarkan sejumlah pemimpinnya tewas dalam serangan udara Israel ke Gaza, termasuk komandan tertinggi mereka di Kota Gaza.
Militer Israel sebelumnya mengatakan mereka berhasil menewaskan 16 pemimpin Hamas, termasuk tokoh senior ahli persenjataan dalam serangan udara ke salah satu markas Hamas di Jalur Gaza kemarin, kata Badan Intelijen Israel, Shin Bet.
Laman Al Arabiya melaporkan, Kamis (13/5), menurut Shin Bet, mereka yang tewas dalam serangan udara itu termasuk Bassim Issa, veteran komandan Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, kepala siber dan teknologi rudal Jomaa Tahla dan 13 anggota divisi persenjataan.
Bassem Issa adalah tokoh militer penting di Hamas sejak Perang Gaza pada 2014.
Dalam pernyataannya Brigade al-Qassam, mengatakan Issa tewas bersama para mujahid lainnya dalam perang yang sudah berlangsung dua hari di Gaza.
Kekerasan di Yerusalem Timur memicu kembali peperangan antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.