Donald Trump habiskan Rp 23,8 miliar buat renovasi ruang kerjanya
Merdeka.com - Sebagai mantan pengusaha properti, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki selera yang tinggi jika menyangkut dekorasi ruangan. Bahkan laporan terbaru menunjukkan bahwa Trump menghabiskan USD 1,75 atau Rp 23,8 miliar untuk merenovasi kantornya di Gedung Putih.
Sejak mengambil alih jabatan presiden, Trump menginginkan dekorasi Ruang Oval yang berbeda dengan mantan Presiden Barack Obama. Trump menginstruksikan agar dilakukan renovasi besar-besaran di Ruang Oval yang menyangkut perabotan baru, perbaikan, dan dekorasi lainnya.
NBC News melaporkan biaya pengeluaran yang sangat besar itu menyangkut penggantian perabot kantor serba kayu yang mencapai USD 240.000 atau Rp 3,2 miliar, serta karpet, furnitur kursi kerja, dan wallpaper yang jumlahnya mencapai ribuan dolar.
Pengeluaran yang dirinci dalam dokumen pemerintah sebagaimana dilansir dari laman Independent, Jumat (27/10), juga menunjukkan bahwa biaya renovasi yang dihabiskan jauh lebih besar dari Obama yang hanya menghabiskan USD 1,5 juta.
Tidak dijelaskan apakah Trump juga mengikuti jejak Obama dengan membayar sebagian biaya renovasi dari kantong pribadi tanpa membebankan keseluruhan biaya kepada pemerintah.
Pengeluaran Trump selama menjalani masa pemerintahan seringkali diteliti dengan seksama oleh beberapa media berita. Beberapa media membeberkan bahwa Trump sering berkunjung ke tempat peristirahatan pribadinya, termasuk Florida dan Bedminster, New Jersey, dengan membebankan biaya perjalanan kepada pemerintahan.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya