Wawancara Dirut KAI, Rencana Kerja di 2019

Jumat, 17 Mei 2019 08:30 Reporter : Anggun P. Situmorang
Wawancara Dirut KAI, Rencana Kerja di 2019 Wawancara Dirut PT KAI Edi Sukmoro dengan Merdeka.com. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro menjelaskan beberapa rencana kerja perusahaan di tahun 2019. Salah satunya melakukan peremajaan kereta api yang sudah berusia 30 tahun.

Selain itu, kereta Jabodetabek atau Commuter Line juga akan ditambah, mengingat meningkatnya jumlah pengguna kereta. Tak hanya itu, PT KAI juga tengah menyiapkan operasional kereta bandara, seperti di Bandara New Yogyakarta.

Berikut wawancara khusus Merdeka.com mengenai rencana kerja PT KAI di tahun 2019.

Tanya: Rencana kerja untuk tahun ini?

Jawab: Fokus untuk 2019 ini perbaikan kereta kereta yang usianya 30 tahun kita remajakan. Totalnya 886 kereta itu semua mau diganti dengan yang baru. Tahap pertama INKA itu sanggupnya 438 setengahnya, mudah-mudahan selesai tahun ini.

Kemudian sisanya, itu saya harap tahun depan bisa ditambah sehingga total 886 kereta baru itu nanti bisa kita operasikan akhir tahun depan. Mudah mudahan, karena ini tergantung INKA kecepatan membuatnya.

Yang kedua, kami juga memfokuskan penambahan fasilitas khususnya untuk yang Jabodetabek. KRL sekarang itu penumpang tertinggi yang bisa dicapai adalah 1.540.000 sehari, dengan 938 perjalanan kereta api. Ini meningkat tajam. Oleh karena itu kami berupaya menambah sarananya supaya orang bisa menikmati perjalanan itu.

Ini sekaligus membantu pemerintah DKI karena kalau tidak diangkut sedemikian besar maka orang bawa mobil, bawa motor masuk ke DKI pada saat jam kerja. Dengan adanya KRL ini maka mereka cukup memarkirkan motor dan mobilnya di stasiun Bogor, Bekasi atau Pondok Cina. Terus pas pulang kerja dia bisa ambil lagi mobil dan motornya di stasiun itu. Sehingga DKI tidak sesak dengan kendaraan pribadi.

Tanya: Program lain di 2019 selain beberapa program tersebut apa saja?

Jawab: KAI juga menyiapkan kereta bandara. Karena kita sedang memesan beberapa kereta untuk akses bandara misalkan kemarin ada Kereta Bandara Kulonprogo. Nah keretanya itu mengantar sampai Stasiun Wojo. Nah kalau Adisumarmo jadi kita tambah kereta baru lagi. Supaya angkutannya cukup lumayan banyak. [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini