Wapres JK Minta Penurunan Harga Tiket Pesawat Dikaji Lebih Bijak
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta kepada maskapai penerbangan agar mengkaji lebih bijak terkait harga tiket pesawat yang mahal. Menurutnya, jika harga tiket mahal maka penumpang pun akan berkurang, namun jika tiket pesawat murah maka perusahaan juga akan mati.
"Jadi saya yakin perusahaan penerbangan itu tidak ingin naik, naik terlalu tinggi, karena kalau naik lagi penumpang turun, tapi kalau terlalu rendah, kembali ke perspektif itu, dia bisa mati juga. kalau mati kita naik apa nanti," kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (7/5).
Dia menjelaskan ada beberapa maskapai penerbangan yang bangkrut lantaran tidak kuat bersaing. Hal tersebut terjadi sekitar 20 tahun dan terdapat 10 perusahaan yang tumbang.
"Memang Selama ini banyak tiket pesawat memang sangat murah dibanding seharusnya. Dalam waktu kurang lebih 20 tahun, kira-kira ada 10 perusahaan penerbangan tumbang, entah itu mandala, simpati, batavia, adam air, indonesia air, merpati. Hampir 10 itu. Semuaya tidak kuat bersaing," kata JK.
JK juga menjelaskan kenaikan tarif tersebut juga mempengaruhi pariwisata. Karena itu, beberapa pihak perlu mengkaji terkait hal tersebut.
"Ya pasti saja ada, ada masalah seperti hotel-hotel ada, tapi kalau mereka tidak hidup bagaimana, jadi harus dipahami juga," ungka JK.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya