Transaksi Investasi di BCA Naik 19 Persen Hingga Akhir 2025, Penjualan SBSN Tembus Rp20 Triliun

Sepanjang tahun, BCA sebagai Midis juga memfasilitasi penjualan 4 seri SBSN ritel di Pasar Perdana.

Redaksi Otosia
Oleh Redaksi Otosia - Reporter
Transaksi Investasi di BCA Naik 19 Persen Hingga Akhir 2025, Penjualan SBSN Tembus Rp20 Triliun
Transaksi Investasi di BCA Naik 19 Persen Hingga Akhir 2025, Penjualan SBSN Tembus Rp20 Triliun (Merdeka.com)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai Mitra Distribusi (Midis) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI), berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan serta memperluas akses investasi bagi masyarakat.

Hingga akhir Desember 2025, minat masyarakat untuk berinvestasi melalui BCA terus menunjukkan pertumbuhan. Jumlah investor yang bertransaksi di BCA meningkat lebih dari 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Senior Vice President Wealth Management BCA, Dessy Nathalia mengatakan, sepanjang tahun, BCA sebagai Midis juga memfasilitasi penjualan 4 seri SBSN ritel di Pasar Perdana dengan nilai transaksi yang menyentuh angka lebih dari Rp20 triliun.

"Capaian ini menegaskan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat terkait kemudahan akses instrumen investasi negara melalui ekosistem layanan BCA," ucap Dessy di Jakarta, Rabu (18/3).

Sebagai Midis Kementerian Keuangan, BCA berkomitmen memperluas partisipasi masyarakat dalam investasi SBSN melalui layanan yang ringkas dan terintegrasi. Pemesanan SBSN Ritel di Pasar Perdana dapat dilakukan melalui fitur investasi di aplikasi myBCA atau KlikBCA Individu, sementara transaksi SBSN Pasar Sekunder tersedia melalui fitur Investasi di myBCA maupun di kantor cabang BCA yang melayani transaksi obligasi.

Melalui berbagai pilihan kanal akses investasi ini, BCA berupaya memastikan pengalaman berinvestasi yang praktis, aman, dan inklusif bagi seluruh nasabah.

"Ke depan, BCA akan senantiasa melanjutkan komitmen dalam memperkuat literasi keuangan danmemastikan layanan investasi semakin inklusif untuk diakses oleh masyarakat dari berbagai segmen. Partisipasi publik dalam instrumen SBSN merupakan elemen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional," kata Dessy.

Raih Apresiasi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Komitmen BCA meraih apresiasi sebagai Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara Ritel (SBSN) Terbaik tahun 2025. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI Suminto kepada Senior Vice President Wealth Management BCA Dessy Nathalia,

"Hal ini merupakan suatu kehormatan bagi BCA. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan atas apresiasi yang diberikan."

"Pengakuan ini kami maknai sebagai dorongan untuk terus memperluas akses dan edukasi investasi bagi masyarakat Indonesia demi perencanaan keuangan yang lebih baik," tambahnhya.

BCA meyakini bahwa SBSN merupakan instrumen investasi yang aman dan memberikan passive income serta mudah dijangkau, sehingga dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan investasi yang sehat.

Rekomendasi