Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah serentak. Kegiatan ini berlangsung di dua kabupaten, yakni Rokan Hilir dan Indragiri Hulu, pada Jumat (6/3). Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dan Sekretaris Daerah (Sekda) Syahrial Abdi turut meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar murah tersebut. Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan pimpinan daerah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah.
Operasi pasar murah TPID Riau ini bertujuan utama untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang memadai serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Langkah ini krusial menjelang momen perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang. Pemerintah berupaya meringankan beban ekonomi warga.
Advertisement
Advertisement
Yan Dharmadi, Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Riau, menjelaskan detail peninjauan tersebut. Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau lokasi di Rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin, Jalan Madrasah, Bagan Siapi-api, Rokan Hilir.
Sementara itu, Sekda Riau Syahrial Abdi mengunjungi operasi pasar murah yang diadakan di halaman Masjid Agung Ar Rahim, Kecamatan Rengat, Indragiri Hulu. Kedua pimpinan daerah ini ingin melihat langsung efektivitas program.
Yan Dharmadi menegaskan bahwa operasi pasar murah TPID Riau ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah. Tujuannya adalah memastikan pasokan bahan pokok tetap aman dan harga stabil menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Setelah peninjauan, pimpinan Riau juga akan bertemu masyarakat dalam Safari Ramadan. Hal ini dilakukan untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga, sekaligus mempererat silaturahmi.
Advertisement
Advertisement
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Riau, Tetty Nurdianti, menjamin harga bahan pokok. Ia menyebutkan bahwa harga yang ditawarkan dalam operasi pasar murah TPID Riau ini dipastikan lebih terjangkau. Harganya lebih murah dibandingkan dengan harga yang berlaku di pasaran umum.
Berbagai jenis bahan pokok strategis tersedia untuk masyarakat. Ini termasuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) seharga Rp60 ribu per 5 kilogram (kg). Ada juga beras anak daro dan beras sokan yang dijual dengan harga kompetitif.
Selain beras, kebutuhan pokok lainnya juga disediakan. Gula pasir dibanderol Rp17 ribu per kg, minyak Salvaco Rp21 ribu per liter, dan minyak Palmco Rp16 ribu per bungkus. Minyakita juga tersedia dengan harga Rp15.500 per bungkus.
Advertisement
Untuk bumbu dapur, garam krista dijual Rp2 ribu per 200 gram dan garam nusantara Rp2 ribu per 250 gram. Tepung tapioka ditawarkan seharga Rp8 ribu per bungkus. Sementara itu, harga cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan kentang akan menyesuaikan harga petani, sedangkan telur ayam harganya dinamis.
Sumber: AntaraNews